Page 178 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 178
ekonomi karena mampu menyerap 97 persen dari total tenaga kerja nasional," ujar Amir, kepada
wartawan, Selasa (21/7/2020).
Amir mengatakan apabila berkaca pada krisis 1998 silam, dapat dilihat bahwa motor pemulihan
ekonomi Indonesia adalah pelaku usaha kecil dan mikro. Maka dari itu, pemerintah dinilai perlu
memberikan support kepada pelaku usaha UMKM dalam bentuk yang beragam. Misalnya
seperti pemberian kredit modal kerja, atau yang lebih inovatif seperti BUMN porsi serapan
produk UMKM -nya ditingkatkan.
"Jika BUMN mampu menyerap produk UMKM lebih besar, ada daya tarik UMKM untuk
menambah kapasitasnya, hal ini juga akan membuat pelaku UMKM naik kelas," kata dia.
Selain itu, Amir menuturkan pemerintah perlu mempercepat realisasi stimulus dunia usaha.
Pemberian berbagai macam insentif pajak harus disertai dengan kemudahan akses bagi
pengusaha. Menurutnya selama ini prosedur memperoleh keringanan pajak relatif rumit.
Adapun ketika stimulus dunia usaha baru cair 6,8 persen, Amir melihat ada permasalahan dalam
administrasi yang harus dipermudah. Dengan begitu, pelaku usaha bisa cepat menyerap kembali
karyawan yang di-PHK.
"Yang tidak kalah penting pemerintah juga perlu menjaga agar jumlah orang miskin baru akibat
PHK dan pekerja yang dirumahkan tidak meningkat. Bantuan sosial perlu diperluas
penerimanya. Data harus lebih tepat sasaran, jadi yang menerima benar-benar yang
membutuhkan," kata politikus PPP tersebut.
"Koordinasi antara pusat dan daerah juga harus di optimalkan. Kami berharap adanya Komite
Pemulihan Ekonomi bisa mempercepat proses dan kebutuhan regulasi bantuan sosial,"
tandasnya.
177

