Page 64 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JULI 2020
P. 64
Judul Menaker apresiasi peserta pelatihan BLK tanggap COVID-19
Nama Media kepri.antaranews.com
Newstrend Produksi Alkes BLK Kemnaker
Halaman/URL https://kepri.antaranews.com/nasional/berita/1625046/menaker-
apresiasi-peserta-pelatihan-blk-tanggap-covid-19
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-07-22 00:01:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Pembuatan alat kesehatan ini melibatkan 23 BLK Unit
Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker, 71 BLK UPTD milik Pemerintah Kabupaten/Kota, dan
10 BLK Komunitas yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sejak bulan Maret 2020 dan
rencananya akan berakhir di bulan Juli 2020. Hasilnya, dapat diproduksi sebanyak 1,5 juta
masker, 47 ribu APD, 50 ribu hand sanitizer, 26 ribu face shield, dan 1.116 wastafel
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Ini adalah bagian dari upaya kita semua untuk bersama-sama
melawan dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di seluruh tanah air Indonesia
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi hasil kerja peserta pelatihan Balai Latihan
Kerja (BLK) se-Indonesia termasuk BLK Kendari yang menghasilkan 1,6 juta produk alat
kesehatan guna keperluan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Menteri Ida Fauziyah mengatakan di Kendari, Selasa, pelatihan di BLK diarahkan untuk
menghasilkan produk produk kesehatan.Sebanyak 8.876 peserta pelatihan di seluruh BLK se-
Indonesia dikerahkan membuat alat kesehatan dan alat pelindung diri yang diperlukan
masyarakat dalam mencegah penularan COVID-19 di berbagai daerah seluruh Indonesia.
MENAKER APRESIASI PESERTA PELATIHAN BLK TANGGAP COVID-19
Kendari (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengapresiasi hasil kerja peserta
pelatihan Balai Latihan Kerja (BLK) se-Indonesia termasuk BLK Kendari yang menghasilkan 1,6
juta produk alat kesehatan guna keperluan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
Menteri Ida Fauziyah mengatakan di Kendari, Selasa, pelatihan di BLK diarahkan untuk
menghasilkan produk produk kesehatan.Sebanyak 8.876 peserta pelatihan di seluruh BLK se-
63

