Page 122 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 DESEMBER 2019
P. 122
Dalam workshop tersebut juga disepakati bahwa urusan keselamatan kerja harus
diimplementasi di level paling baik dan hal ini tidak pernah datang dari perusahaan
dengan slogan-slogan. Sehingga keselamatan kerja wajib menjadi urusan setiap
pekerja. Nantinya, akan ada komite keselamatan dari serikat pekerja di tiap-tiap
pelabuhan nasional maupun regional.
Selain itu, disepakati pula oleh serikat pekerja pelabuhan regional dan nasional yang
akan terus berkampanye dan melakukan aksi solidaritas agar aktivis SP JICT Rio
Wijaya yang dikriminalisasi bisa segera dibebaskan. Buruh-buruh pelabuhan yang
hadir turut menyepakati akan melawan otomatisasi dan sistem outsourcing yang
merugikan pekerja.
Workshop tersebut dihadiri beberapa serikat internasional, seperti serikat buruh
maritim di tingkat regional seperti Australia (MUA), Polandia (Solidarnosc), dan
Pakistan (KICT-SAPT).
Selain itu, beberapa serikat tingkat nasional yang juga hadir, yakni Federasi Pekerja
Pelabuhan Indonesia (FPPI) SP Pelindo I, SP Pelindo II, SP Pelindo III, SP Pelindo
IV, Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI), SP TPS Surabaya,
dan serikat nasional lainnya.
Page 121 of 124.

