Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 DESEMBER 2019
P. 38

"Jadi BLK Komunitas tidak hanya membantu komunitas di lembaga keagamaan,
               namun juga warga yang di sekitar BLK Komunitas dapat mengikuti pelatihan,"
               katanya.

               Soes menjelaskan, saat ini BLK Komunitas baru memiliki 1 program kejuruan yang
               disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Ke depan, Kemnaker akan terus
               melakukan upgrading kejuruan sesuai dengan perkembangan industri.

               "Seperti otomotif, dulu pakai karburator, kemudian menjadi CDI, engine, kemudian
               listrik. Ini akan terus disesuaikan dengan perubahan yang ada," terangnya.

               BLK Komunitas sendiri merupakan unit pelatihan vokasi yang didirikan di lembaga
               pendidikan keagamaan atau lembaga keagamaan non pemerintah. Tujuannya untuk
               memberikan pelatihan vokasi sebagai bekal keterampilan teknis berproduksi atau
               keahlian kejuruan sesuai kebutuhan pasar kerja.

               Salah satu penerima program ini adalah Pondok Pesantren Edi Mancoro di
               Semarang, Jawa Tengah. BLK ini menyelenggarakan program pelatihan komputer,
               mencakup pelatihan Computer Office Assistant (COA) dan desain grafis.

               Direktur BLK Komunitas Pesantren Edi Mancoro, M. Yaki Pamungkas, menjelaskan
               bahwa pelatihan di BLK Komunitas ini diikuti santri pesantren, warga desa sekitar
               pesantren, dan beberapa warga dari daerah lain. Umumnya, warga yang ikut
               pelatihan berpendidikan lulusan SD, SMP, dan SMA.

               BLK Komunitas di Pesantren ini berjalan efektif sejak tahun 2018. Di mana tahun
               2018 menyelenggarakan 5 paket pelatihan dan tahun 2019 sebanyak 6 paket
               pelatihan (tiap paket diikuti 16 peserta).

               "Sebagian dari mereka ada yang bekerja di advertising, bekerje freelancer sebagai
               desainer grafis, ada juga yang membuka usaha mandiri," terang Yaki.

               Berdasarkan penuturan salah satu alumni BLK Komunitas Pesantren Edi Mancoro,
               Rizki Eka Utami, pelatihan di BLK Komunitas mampu meningkatkan
               keterampilannya. Sebelumnya, Eka bekerja sebagai reseller olshop. Namun setelah
               mengikuti pelatihan di BLK ini, kini Eka dapat membuat desain produk sendiri yang
               disesuaikan dengan kebutuhan customer.

               "Sekarang aku sudah bisa desain kaos sendiri. Dan aku juga sudah bisa excell, jadi
               bisa melakukan pembukuan keuangan," terang Eka.















                                                       Page 37 of 124.
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43