Page 34 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 aGUSTUS 2019
P. 34
Title BASIS DATA TAK JELAS, KARTU PRA-KERJA ALA JOKOWI BISA SALAH SASARAN
Media Name tirto.id
Pub. Date 20 Agustus 2019
Page/URL https://tirto.id/basis-data-tak-jelas-kartu-pra-kerja-ala-jokowi-bisa- salah-sasaran-egBW
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
INDEF menyatakan bahwa kartu pra-kerja yang digagas Presiden Jokowi
menyimpan persoalan, seperti tiadanya pendataan dan kejelasan siapa yang berhak
menerimanya.
Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyatakan bahwa
kartu pra-kerja yang digagas Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyimpan beberapa
persoalan.
Direktur Eksekutif INDEF, Tauhid Ahmad mengatakan penerapan kebijakan ini
memiliki potensi masalah pada tiadanya pendataan dan kejelasan siapa yang berhak
menerimanya. Ia khawatir bila kartu ini nantinya mudah jatuh ke tangan yang salah.
"Kartu pra-kerja ditujukan bagi penganggur dan yang kena PHK. Ada masalah siapa
yang paling berhak mendapatkan kartu itu," ucap Tauhid kepada wartawan saat
ditemui di Kantor INDEF pada Senin (19/8/2019).
Tauhid menyatakan pemerintah seharusnya mempersiapkan terlebih dahulu basis
data bagi para penerimanya. Hal ini, kata Tauhid, sudah berjalan bagi pelaksanaan
kartu bagi program bansos serta Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Namun, Tauhid mengatakan tidak ada kejelasan mengenai jaminan bahwa
pemerintah tahu betul ke mana kartu ini harus diberikan.
"Harusnya jelas by name, by address gak bisa statistik. Siapa yang berhak
mendapatkan belum jelas. Tanpa basis data bisa salah sasaran. Mistargeting. Ini
perlu didudukkan agar tidak jadi moral hazard," ucap Tauhid.
Tauhid menyatakan ke depannya pengelola dari program ini juga tidak bisa hanya
dilakukan Kemenaker. Ia menyebutkan bahwa Kemendikbud dan Kementerian
Perindustrian tetap harus terlibat dalam pengelolaannya.
"Itu harus dikerjakan juga oleh Kemendikbud dan Kemenperin. Gak mungkin hanya
bertumpu satu lembaga itu dan dibebankan Rp10 triliun. Dia [Kemenaker] anggaran
besar tapi kapasitas organisasi melakukan implementasi terbatas," ucap Tauhid.
Page 33 of 81.

