Page 156 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 APRIL 2020
P. 156
Title TKW ASAL CIANJUR MENINGGAL DI ARAB SAUDI, INI PENYEBABNYA
Media Name jabar.antaranews.com
Pub. Date 16 April 2020
https://jabar.antaranews.com/berita/149828/tkw-asal-cianjur-meninggal- di-arab-saudi-
Page/URL
ini-penyebabnya
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Cianjur - Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Cianjur, Jawa Barat, Evi Novianti binti
Dedi dikabarkan meninggal dengan luka di sekujur tubuhnya di Arab Saudi,
demikian disampaikan Ibu kandung korban Ai Rukiah.
"Kami baru mendapat kabar beberapa hari yang lalu, kalau anak kami Evi Novianti
binti Dedi (34) warga Kampung Sukaluyu, Desa Cibiuk, Kecamatan Ciranjang,
meninggal. Sedangkan dari keterangan yang kami dapatkan anak kami ditemukan
meninggal akhir Maret," kata Ai saat dihubungi Kamis.
Ia menjelaskan, beberapa bulan yang lalu, dirinya masih mendapatkan kabar dari
anaknya yang sudah bekerja selama 10 tahun enam bulan di negara tersebut.
Namun sejak satu bulan terakhir, pihak keluarga tidak pernah mendapat kabar
hingga akhirnya kabar dari KBRI menyebutkan Evi meninggal dunia.
Jasad anaknya itu, berdasarkan kabar dari KBRI ditemukan di luar kota Riyad,
tepatnya di tengah area parkir kendaraan dengan sejumlah luka mengenaskan di
sekujur tubuhnya.
Pihak KBRI tidak menyebutkan secara jelas penyebab kematian anaknya itu.
"Pihak KBRI akan membantu setelah kami menyerahkan dokumen yang diperlukan
seperti fatwa waris, surat persetujuan pemakaman, surat minta outopsi dan
tuntutan hak almarhumah, termasuk tuntutan pengusutan tuntas atas kasus
meninggalnya anak saya," kata Ai.
Pihak keluarga berharap aparat di Arab Saudi dibantu berbagai pihak dari Indonesia,
dapat mengusut tuntas penyebab meninggalnya Evi yang selama ini menjadi tulang
punggung keluarga dan selama ini bekerja dengan baik di negara orang.
"Kami juga menguasakan pengurusan tersebut ke Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia
Raya (Astakira) Pembaharuan Cianjur, agar dapat membantu kami dalam mencari
keadilan yang menimpa anak kami di negara orang," katanya.
Ketua DPC Astakira Pembaharuan Cianjur, Ali Hildan, mengatakan pihaknya segera
bersurat ke PWNI dan BHI Kemlu RI, Kemnaker RI, pengaduan ke BP2MI dan
Page 155 of 179.

