Page 34 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 APRIL 2020
P. 34

yang dilindungi dalam UU Keselamatan Kerja. Meliburkan para pekerja di luar 11
               pekerjaan yang mendapatkan pengecualian beroperasi itu artinya melindungi
               mereka dari penyebaran Covid-19 yang saat ini mewabah.

               "Kita ingin agar penularan Covid-19 ini segera tertuntaskan. Jangan sampai ada
               penularan-penularan karena masyarakat yang berkerumun dan bekerja. Esensinya
               adalah kita ingin buruh itu selamat, pekerja itu selamat. Karena yang ada di Gedung
               ini namanya buruh mereka, pekerja yang menurut UU keselamatan kerja mereka
               memang wajib dilindungi dan pengusaha wajib melindungi mereka. Caranya
               bagaimana, ya dia tidak dipekerjakan karena kondisinya ada amanat dari negara
               bahwa ini kondisinya memang tidak memungkinkan mereka bekerja," terang Khadik.

               Sementara itu, perwakilan pengurus pertokoan ITC Roxy Mas, Agnes Maryati
               mengungkapkan, sejak PSBB diberlakukan di Jakarta pertokoan yang ada di ITC
               Roxy sudah tidak lagi beroperasi. Kalau pun saat ini ada yang masih bekerja, itu
               hanya untuk melayani jual beli online. Selebihnya hanya usaha retail yang menjual
               bahan pokok saja yang masih buka.

               "Kita sudah menginfokan kepada para pemilik toko dan usaha bahwa yang boleh
               buka hanya yang sesuai dengan aturan PSBB, selebihnya tidak boleh beroperasi.
               Jadi di luar (aturan pengecualian) itu memang sudah tidak ada," tutur Agnes.

               Berdasarkan pantauan rri.co.id di lapangan, masih ada toko dan tempat usaha yang
               beroperasi di mana terdapat kerumunan dengan jumlah lebih dari lima orang. Tentu
               saja hal ini bertentangan dengan apa yang diatur dalam Pergub No. 33 Tahun 2020
               tentang PSBB.

               Pihak Satpol PP yang melakukan operasi pun memberikan imbauan kepada para
               pengusaha, pemilik toko, dan tempat makan. Untuk usaha kuliner atau penjual
               makanan, hanya diperbolehkan untuk melayani pembeli yang membawa pulang
               makanan dan minuman yang dibeli atau take a away . Sehingga usaha kuliner yang
               masih berjualan dibantu petugas untuk merapikan meja dan kursi yang disediakan
               agar tidak mengundang calon pembeli untuk makan di tempat




























                                                       Page 33 of 179.
   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39