Page 11 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2019
P. 11
marabahaya," ujar Wakil Bupati Berau Agus Tantomo saat meresmikan Maluang
sebagai Kampung (desa,-red) sadar jaminan sosial ketenagakerjaan pada Selasa
(1/7).
Kebijakan ini dimaksudkan untuk mencegah ASN di lingkungan Pemda Berau dari
ancaman pendapatan jika sewaktu-waktu mengalami kecelakaan kerja. Wakil Bupati
menyadari bahwa jaminan sosial ini adalah langkah mitigasi. Para pegawai
termotivasi untuk lebih meningkatkan kinerjanya sehingga pelayanan masyarakat
dan pembangunan di Berau dapat terlaksana dengan maksimal.
Selain itu, kebijakan ini juga memotivasi masyarakat untuk mengikuti program
tersebut baik dari kalangan pekerja penerima upah maupun nonupah. ASN akan
menyebarluaskan program tersebut kepada masyarakat.
"Kami mempersilakan tim BPJS Ketenagakerjaan untuk menghadiri berbagai acara
kami untuk menyosialisasikan programnya sehingga semakin banyak masyarakat
memahami pentingnya kepesertaan jamsos ini," ujar Toni.
Desa sadar BPJS Ketenagakerjaan
photo
Penandatanganan Maluang sebagai desa sadar BPJS Ketenagakerjaan.
Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan E Ilyas Lubis dan Wakil Bupati Berau
Kalimantan Timur Toni Tantomo meresmikan Maluang sebagai desa sadar jaminan
sosial ketenagakerjaan. Desa semacam ini merupakan inisiatif yang digagas oleh
BPJSTK yang hingga saat ini telah mencakup ratusan desa yang tersebar di seluruh
penjuru Indonesia.
"Pada tahun 2019, Kampung Maluang menjadi desa ketiga yang berstatus sadar
Jamsos Ketenagakerjaan. Target kami sepanjang tahun 2019 ini sebanyak 198 desa
akan dinobatkan sebagai desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan", tutur Ilyas.
Salah satu syarat menjadi desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan adalah seluruh
aparatur desa tersebut menjadi peserta BPJSTK.
Inisiatif awal pembentukan desa sadar jaminan sosial ini bermula pada tahun 2017.
Sebanyak 276 desa dinobatkan sadar jaminan sosial ketenagakerjaan. Pada 2018
sebanyak 201 desa sudah berstatus demikian. "Jadi, di pengujung 2019 nanti,
Page 10 of 40.

