Page 18 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 JULI 2019
P. 18
"Diharapkan agar Pak Bupati juga bisa memberikan bimbingan bagaimana
pengembangan program kerja di BLK Banyuwangi," ujarnya dalam siaran pers,
Senin (1/7/2019)
Khairul menuturkan BLK di daerah meski merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat
(UPTP), tetapi keberadaannya sepenuhnya untuk kepentingan Pemda. Karena itu,
rancangan program BLK disesuaikan dengan apa yang menjadi kebutuhan daerah.
"Kami menyambut baik dan siap berkolaborasi dengan Pemda," katanya.
Serah terima hibah aset daerah dihadiri diantaranya oleh Dirjen Binalattas Bambang
Satrio Lelono, Karo Umum Sumarno, Sekda Banyuwangi Djadjat Sudradjat,
Kadisnaker Banyuwangi Alam Sudrajat dan Kepala BLK Banyuwangi Rusman.
Bambang Satrio menuturkan, setelah membangun BLK Banyuwangi dan menerima
aset tanah dari Pemkab Banyuwangi, pihaknya akan mengembangkan BLK
Banyuwangi untuk berbagai kejuruan.
Pengembangan tersebut lanjut Bambang, sebagai langkah untuk merespons potensi
lokal di Banyuwangi, khususnya kejuruan pariwisata, maritim, dan pertanian.
"Tahun ini, BLK Banyuwangi telah mulai melakukan pelatihan dan direspons positif
masyarakat dan Pak Bupati juga mendukung pengembangan BLK Banyuwangi ini,"
katanya.
Bambang berharap Pemkab Banyuwangi mendukung penuh program
pengembangan BLK termasuk kalangan industri Banyuwangi untuk mendukung
merumuskan program dan penempatan calon tenaga kerja.
"Ke depan Banyuwangi akan kita kolaborasikan dengan Austria. Pertengahan Juli
pihak Austria akan meninjau ke sini karena tertarik untuk melakukan pengembangan
BLK Banyuwangi," kata Bambang.
Bupat Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berharap BLK Banyuwangi bisa optimal
pada masa depan. Misalnya BLK tari jangan disamakan dengan semua daerah.
Selain itu, BLK sektor kreatif bagaimana bisa mendesain setiap tahun dan produknya
dipamerkan di festival Banyuwangi.
"Kami tidak rugi serahkan aset tanah kepada Pemerintah. Bahkan kami berharap
BLK Banyuwangi menjadi pilot project BLK milik pemerintah di seluruh Indonesia,"
terangnya.
Page 17 of 40.

