Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 JUNI 2020
P. 70

Title          FRAKSI PPP KHAWATIR NEW NORMAL PICU PENGURANGAN TENAGA KERJA HINGGA PHK
               Media Name     merdeka.com
               Pub. Date      02 Juni 2020
                              https://www.merdeka.com/politik/fraksi-ppp-khawatir-new-normal-picu-pe ngurangan-
               Page/URL
                              tenaga-kerja-hingga-phk.html
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Merdeka.com - Sekretaris Fraksi PPP DPR Achmad Baidowi alias Awiek khawatir new
               normal akan memicu pengurangan tenaga kerja hingga pemutusan hubungan kerja
               (PHK). Pihaknya meminta pemerintah menjamin kekhawatiran tersebut tidak terjadi
               kepada para tenaga kerja.

               "New normal ada pembatasan orang dalam beraktivitas sebagai konsekuensi jaga
               jarak, maka dikhawatirkan akan terjadi pengurangan tenaga pekerja yang berimbas
               pada PHK. Karena itu negara harus hadir melindungi pekerja dan jangan sampai
               PHK meluas," kata Awiek di Jakarta , Selasa (2/6).

               Awiek menyebut, PPP menawarkan solusi untuk mencegah masifnya PHK adalah
               menerapkan sistem shift-shift atau pengaturan jam kerja bergilir.

               "Pembatasan orang dalam bekerja sebagai konsekuensi jaga jarak, maka perlu
               alternatif lain seperti membuat jam operasional diperpanjang dan pekerja bergiliran
               sehingga PHK bisa diminimalisasi," terangnya.

               Selain itu, PPP juga mengimbau pemerintah untuk melakukan simulasi sebelum new
               normal diterapkan. "Agar pemerintah melakukan simulasi dan sosialisasi yang massif
               kepada masyarakat terkait new normal agar terbiasa. Selain itu, pemenuhan
               infrastruktur, fasilitas kesehatan serta kecukupan tenaga medis harus mendapat
               perhatian khusus," ucapnya.

               Awiek menyebut kondisi setiap daerah tidak sama. Oleh karena itu, pemerintah
               pusat harus benar-benar memperhatikan aspek tenaga kerja termasuk di daerah
               terpencil. "Mengingat kondisi setiap daerah tidak sama," tandasnya.

               Reporter: Delvira Hutabarat [ray].














                                                       Page 69 of 115.
   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75