Page 8 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 JUNI 2020
P. 8

Dengan mengacu pada pencapaian di kuartal I-2020 di mana pertumbuhan ekonomi
               hanya  tercapai  2,97  persen,  maka  pemerintah  memproyeksikan  pertumbuhan
               ekonomi sepanjang tahun ini pada dua skenario yaitu skenario berat dan sangat berat.

               Dua pilar utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2020 yakni konsumsi
               dan  investasi  merosot  tajam  dibanding  periode  yang  sama  tahun  sebelumnya.
               Konsumsi yang berkontribusi terbesar pada pertumbuhan tercatat hanya tumbuh 2,7
               persen dibanding sebelumnya 5,3 persen.

               Sedangkan  investasi  tumbuh  melambat  1,7  persen  dibanding  periode  yang  sama
               tahun  sebelumnya  bisa  tumbuh  di  atas  5  persen.  "Dengan  skenario  berat,
               pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 2,3 persen dan dengan skenario sangat berat
               bisa menyentuh minus 0,4 persen," kata Menkeu.

               Dengan skenario berat, yaitu pertumbuhan 2,3 persen, dia memperkirakan akan ada
               penambahan angka kemiskinan 1,89 juta orang, sedangkan pengangguran 2,92 juta
               orang. Untuk skenario sangat berat, angka kemiskinan akan menambah 4,86 juta
               orang dan angka pengangguran baru bisa bertambah 5,23 juta orang.

               "Dengan  dampak  tersebut,  pemerintah  mendesain  kebijakan  penanganan  dan
               pemulihan ekonomi yang diarahkan pada perbaikan sisi demand," kata Menkeu.

               Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka pengangguran pada Februari
               2020 sebanyak 6,8 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,99
               persen.

               Konsumsi Dikurangi

               Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abdul Manap
               Pulungan,  mengatakan  pertumbuhan  ekonomi  pada  2020  dipastikan  melambat
               bahkan  bisa  negatif.  Sebab,  pada  kuartal  II-2020  saja  yang  konsumsinya  sudah
               dipacu  dengan  berbagai  stimulus,  seperti  pembayaran  tunjangan  hari  raya  (THR)
               tetap tidak terakselerasi karena masyarakat menahan untuk berbelanja.

               Kondisi tersebut semakin berat karena sekitar 1,7 juta pekerja mengalami pemutusan
               hubungan kerja (PHK). "Di saat PHK, orang tidak memperoleh pendapatan, sehingga
               konsumsi  dikurangi  karena  hanya  mengandalkan  tabungan  bagi  rumah  tangga
               menengah, sedangkan rumah tangga kelas bawah hanya bisa menunggu bantuan
               pemerintah," katanya.

               Untuk keluar dari tekanan tersebut, dia mengimbau pemerintah industri padat karya
               seperti industri makanan minuman, tekstil, dan industri mainan dan pertanian.











                                                       Page 7 of 115.
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13