Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 JUNI 2020
P. 95
Berdasarkan data Kemnaker per 27 Mei 2020, pekerja sektor formal yang
dirumahkan sebanyak 1.058.284 pekerja dan pekerja sektor formal yang ter-PHK
380.221 pekerja. Sedangkan pekerja sektor informal yang terdampak 318.959
pekerja.
Selain itu, terdapat 34.179 calon pekerja migran yang gagal diberangkatkan serta
465 pemagang yang dipulangkan. Total pekerja yang terdampak pandemi Covid-19
sebanyak 1.792.108 pekerja. "Ini adalah data yang telah melalui proses cleansing
antara Kemnaker dan BPJS Ketenagakerjaan. Data ini sudah diketahui jelas by name
by address," tutur Ida.
Menurut Ibu Ida, selama ini Kemnaker telah melakukan berbagai upaya untuk
menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi. Di antaranya optimalisasi
program BLK untuk penanganan dampak pandemi Covid-19 dan insentif pelatihan
berbasis kompetensi dan produktivitas sebesar Rpv500 ribu per orang.
"Insentif ini berasal dari refocusing anggaran dan diwujudkan dalam bentuk
pelatihan di BLK dengan menerapakan protokol kesehatan Covid-19. Program ini
untuk mengantisipasi pekerja yang ter-PHK maupun dirumahkan namun belum ter-
cover oleh Kartu Pakerja," terangnya.
Kemnaker juga memiliki program padat karya infrastruktur, padat karya produktif,
Tenaga Kerja Mandiri (TKM), dan pengembangan kewirausahaan melalui program
Teknologi Tepat Guna (TTG).
"Ini adalah program pengembangan dan perluasan kesempatan kerja bagi pekerja
terdampak Covid-19, calon PMI yang gagal berangkat, PMI yang dipulangkan, serta
pekerja usaha mikro dan kecil," papar dia.
Page 94 of 115.

