Page 77 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 MEI 2020
P. 77

Title          LANGGAR PERATURAN GUBERNUR DKI, SEBANYAK 205 PERUSAHAAN DITUTUP
               Media Name     kontan.co.id
               Pub. Date      19 Mei 2020
                              https://regional.kontan.co.id/news/langgar-peraturan-gubernur-dki-seba nyak-205-
               Page/URL
                              perusahaan-ditutup
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Disnakertrans-E) DKI Jakarta
               mencatat, sampai Senin (18/5), sebanyak 1.222 perusahaan yang melanggar aturan
               Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

               Berdasarkan data Disnakertrans-E, dari jumlah tersebut ada 205 perusahaan atau
               tempat kerja yang ditutup sementara. Mereka tetap melakukan kegiatan usaha,
               meski usaha mereka tidak termasuk dalam kategori 11 jenis usaha yang
               dikecualikan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 33 Tahun 2020
               tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosiak Berskala Besar dalam Penanganab Corona
               Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

               Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansah
               menyebut penutupan sementara dilakukan karena tak dipenuhinya aturan dalam
               PSBB berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 33 Tahun 2020. Penutupan
               akan berlangsung hingga PSBB di Jakarta usai dilaksanakan, yang rencananya
               selesai 22 Mei 2020," ujar Andri.

               Berdasarkan lokasi perusahaan, dari 205 perusahaan yang ditutup tersebut ada di
               lima wilayah. Perinciannya: sebanyak 33 perusahaan di Jakarta Pusat, 51
               perusahaan di Jakarta Barat yang jumlahbta naik dari data Jumat (15/5) sebanyak
               48 perusahaan. Sementara, ada 37 perusahaan di Jakarta Utara, 33 perusahaan di
               Jakarta Timur dan 51 perusahaan di Jakarta Selatan. Totak pekerja sebanyak
               17.230 orang (sebelumnya 17.096 orang).

               Tak hanya itu saja. Data juga yang sama juga menyebut, ada 308 perusahaan
               (sebelumnya 307 perusahaan) lain yang diberi peringatan dan diberikan pembinaan
               karena belum melaksanakan protokol kesehatan secara menyeluruh. Lag-lagi, 308
               perusahaan ini juga termasuk yang ada di luar 11 sektor dikecualikan dalam Pergub
               33/2020, namun memiliki izin operasi dari Kementerian Perindustrian.

               Perusahaan pemilik Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) dari
               Kementerian Perindustrian yang mendapatkan peringatan itu, tersebar di Jakarta
               Pusat sebanyak 5 perusahaan, Jakarta Barat 75 perusahaan (sebelumnya 74
               perusahaan), Jakarta Utara 102 perusahaan, Jakarta Timur 109 perusahaan dan
               Jakarta Selatan 17 perusahaan. Kesemuanya, secara total memiliki pekerja
               sebanyak 56.456 orang (meningkat dari 56.410 orang).




                                                       Page 76 of 130.
   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81   82