Page 215 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 28 JANUARI 2019
P. 215
Title JUMLAH TKA MELONJAK HAMPIR 10 RIBU TAHUN LALU
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 25 Januari 2019
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20190125194604-92-363958/jumlah-t ka-
Page/URL
melonjak-hampir-10-ribu-tahun-lalu
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengklaim jumlah tenaga kerja asing (TKA)
di Indonesia masih terkendali. Hingga akhir tahun lalu, jumlah TKA di Indonesia
mencapai 95,33 ribu orang atau naik 10 ribu TKA atau 10,9 persen dibanding 2017
sebanyak 85,97 ribu.
"Jumlah TKA di Indonesia masih sangat amat terkendali sehingga tak perlu
dikhawatirkan," ujar Hanif dalam keterangan resmi yang diperoleh
CNNIndonesia.com, Jumat (25/1).
Hanif membandingkan jumlah TKA yang bekerja di Singapura saat ini jumlahnya
mencapai seperlima dari penduduk. Bahkan di Qatar, jumlah TKA lebih besar dari
penduduknya.
Ia pun menegaskan TKA yang bekerja di Indonesia juga harus memenuhi ketentuan
yang berlaku. Salah satunya, membayar pajak sebesar US$100 per orang per bulan.
Sesuai Permenaker Nomor 10 Tahun 2018, setiap TKA wajib memiliki izin tinggal
dan izin kerja, memiliki pendidikan sesuai jabatan, serta sertifikat kompetensi atau
pengalaman kerja sesuai jabatan selama lima tahun. TKA juga diwajibkan
mengalihkan keahliannya kepada TKI pendamping yang dibuktikan dengan laporan
pelaksanaan pelatihan.
Ketentuan dan persyaratan tersebut, menurut dia, merupakan bentuk pengendalian
pemerintah terhadap penggunaan TKA.
"Intinya Indonesia tidak bebas tenaga kerja asing. Setiap TKA wajib mematuhi
peraturan perundang-undangan yang berlaku," jelas Hanif.
Hanif menegaskan sesuai dengan UU Nomor 13 tahun 2003 Ketenagakerjaan,
Indonesia merupakan negara terbuka yang tidak melarang keberadaan TKA. Semua
TKA yang sudah memenuhi ketentuan yang telah diatur pemerintah, menurut dia,
boleh masuk ke Indonesia.
"Tetapi yang tidak memenuhi ketentuan atau melanggar ketentuan, pemerintah
melakukan tindakan tegas melalui pengawasan dan penegakan hukum," tegas dia.
Page 214 of 248.

