Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 118
Title PEKERJA KORBAN PHK JADI PENYEMPROT DISINFEKTAN
Media Name republika.co.id
Pub. Date 07 April 2020
https://republika.co.id/berita/q8f15k335/pekerja-korban-phk-jadi-penye mprot-
Page/URL
disinfektan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Para pekerja koban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) diberdayakan sebagai
petugas penyemprotan desinfektan ke sejumlah perusahaan. Tak kurang dari 1000
pekerja korban PHK mendapatkan insentif sebagai subtitusi setelah kehilangan
pekerjaan mereka.
"Dalam program padat karya ini, kami beri insentif Rp 300 000/orang yang
menyemprot desinfektan dan lokasi yang kami sasar untuk disemprot adalah 20
titik," kata Plt. Dirjen Binwasnaker & Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),
Kemnaker, Iswandi Hari dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (4/7).
Iswandi mengatakan, hal tersebut dilakukan sebagai program padat karya
pemerintah di tengah pandemik Corona saat ini. Dia melanjutkan, para pekerja
penyemprot disinfektan itu berasal dari data data kemnaker dalam kurun dua bulan
terakhir.
Penyemprotan pertama dilakukan secara simbolis oleh Menteri Tenaga Kerja, Ida
Fauziyah di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Cakung, Jakarta Timur.
Penyemprotan desinfektan kedua dilakukan di Pulo Gadung.
"Setiap penyemprotan selalu didampingi oleh tenaga profesional dengan APD sesuai
standar," kata Iswandi lagi.
Dia mengungkapkan, pemerintah akan terus melakukan modifikasi program padat
karya dalam menghadapi pademi Covid-19. Saat ini, salah satu program itu
diarahkan kepada para perkerja korban PHK dan para pekerja terdampak Covid-19.
Iswandi mengatakan, modifikasi program padat karya ini disesuaikan dengan
kebutuhan dan potensi masyarakat setempat. Dia berharap para pekerja akan
memperoleh tambahan penghasilan dari insentif yang diberikan dalam program
padat karya ini.
"Padat karya dengan melibatkan pekerja ter-PHK yang didampingi tenaga
profesional, diharapkan banyak diikuti oleh banyak pihak khususnya dunia usaha
(industri)," katanya.
Page 117 of 184.

