Page 126 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 126

Title          PLEASE, JANGAN BICARA THR DAHULU KARENA UNTUK BERTAHAN SAJA KESULITAN
               Media Name     jpnn.com
               Pub. Date      07 April 2020
                              https://www.jpnn.com/news/please-jangan-bicara-thr-dahulu-karena-untuk -bertahan-
               Page/URL
                              saja-kesulitan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive




















               Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP
               HIPMI) Mardani H Maming meminta Kementerian Ketenagakerjaan memberikan
               kelonggaran dalam pembayaran tunjangan hari raya (THR).

               Alasannya, kondisi saat ini sedang sulit karena wabah virus corona (COVID-19)
               benar-benar memukul berbagai jenis usaha.

               "Kami dari pengusaha minta THR di-pending dulu karena tidak elok dibahas pada
               kondisi sekarang. Bukan tidak dikasih ya, tetapi di-pending," ujar Mardani, Selasa
               (7/4).

               Mantan bupati Tanah Bumbu itu mengatakan, dirinya belum lama ini menggelar
               telekonferensi dengan para pengurus HIPMI di daerah. Menurutnya, semua
               mengeluhkan kondisi saat ini.

               "Jangankan bicara THR, untuk membayar gaji saja sekarang saja kesulitan,"
               katanya.

               Mardani menegaskan, kondisi saat ini terbilang buruk. Fokus pengusaha sudah
               bukan mencari keuntungan, tetapi mempertahankan usaha dari imbas pandemi
               virus corona.

               HIPMI, kata Mardani, juga tengah mengkaji cara agar kalangan industri tidak
               melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK). Oleh karena itu HIPMI meminta
               Kementerian Ketenagakerjaan tidak membahas THR terlebih dahulu dalam situasi
               sulit sekarang ini.

               "Kami berpikir mau bayar dari mana kalau sekarang terus bahas THR, ini bisa PHK
               karena beban kami sangat berat. Banyak sektor usaha yang sama sekali tidak
               beroperasi lagi. Kami mohon Kementerian Ketenagakerjaan bisa mengeluarkan juga



                                                      Page 125 of 184.
   121   122   123   124   125   126   127   128   129   130   131