Page 134 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 134

Title          159 PEGAWAI RAMAYANA KENA PHK, DISNAKER DEPOK: MEREKA AKAN DIBERI UANG
                              BANTUAN, JIKA . . . .
               Media Name     wartaekonomi.co.id
               Pub. Date      07 April 2020
               Page/URL       https://www.wartaekonomi.co.id/read280130/159-pegawai-ramayana-kena-ph k-
                              disnaker-depok-mereka-akan-diberi-uang-bantuan-jika
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive












               Ratusan pekerja Ramayana Depok kena imbas Pemutusan Hubungan Kerja (PHK),
               Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok pun buka suara. Lembaga itu mengklaim
               akan memperhatikan nasib para korban PHK itu, salah satunya lewat Program Kartu
               Prakerja (PKP). Kepala Disnaker Kota Depok, Manto Djorghi menyampaikan,
               pendaftaran PKP bagi pekerja Ramayana yang terkena PHK akan dijelaskan pada
               Rabu (8/4/2020).

               "Seluruh karyawan PT Ramayana Depok yang di- PHK didaftarkan. Kami tak melihat
               warga Depok saja, tetapi seluruh karyawan yang terdaftar sebagai tenaga kerja
               Ramayana Depok," jelasnya, Selasa (7/4/2020).

               Lebih lanjut, menurut Manto, hal itu juga sudah dikoordinasikan kepada
               Kadisnakertrans Provinsi Jawa Barat di Bandung melalui pesan singkat. Dari laporan
               yang diterimanya, ada 159 pekerja yang terimbas PHK. Jika memenuhi kriteria
               pendaftaran, mantan karyawan Ramayana yang mengikuti PKP berhak menerima
               bantuan Rp1 juta untuk sebulan.

               "Bila lulus (mengikuti PKP) dan mendapat sertifikasi oleh tim pelaksana pusat,
               mereka akan mendapat uang tunggu selama 4 bulan dan biaya pelatihan (Rp1
               juta)," jelas Manto.

               Lebih lanjut, Manto juga telah menemui pihak manajemen Ramayana, Jumat
               (3/4/2020). Saat itu, topik untuk merumahkan 159 karyawan sempat dibahas.

               Pengurangan pegawai itu telah dibicarakan dengan manajemen pusat. PHK
               dilakukan karena manajemen mengalami kesulitan membayar uang operasional
               toko.

               Manto menambahkan, Ramayana hanya memiliki sekitar 24 cabang di Jabodetabek.
               Akibat COVID--19, hanya bagian yang menjual barang pokok yang dibuka. Namun,
               operasional yang tak penuh itu tak bisa menjamin proses penggajian bagi seluruh
               karyawan, menurut Manto.





                                                      Page 133 of 184.
   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138   139