Page 142 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 142
Title 530 PERUSAHAAN DI JAKSEL TERAPKAN SISTEM BEKERJA DARI RUMAH
Media Name antaranews.com
Pub. Date 07 April 2020
https://www.antaranews.com/berita/1409386/530-perusahaan-di-jaksel-ter apkan-
Page/URL
sistem-bekerja-dari-rumah
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Suku Dinas Tenaga Kerja Kota Administrasi Jakarta Selatan mencatat
sebanyak 530 perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah (work from
home/WFH) sesuai seruan Pemerintah Provinsi DKI maupun pemerintah pusat guna
mencegah penyebaran COVID-19.
"Berdasarkan laporan dan hasil monitoring, perusahaan yang menerapkan WFH
sampai dengan sore ini ada 530 perusahaan dengan pekerja 174.638 orang," kata
Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja Kota Jakarta Selatan, Sudrajat saat dikonfirmasi di
Jakarta, Selasa.
Sudrajat menyebutkan, total ada 26.527 perusahaan di wilayah Jakarta Selatan
yang tercatat berdasarkan data Wajib Lapor atau Undang-Undang Nomor 7 Tahun
1981 tentang Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan. Dari jumlah tersebut tercatat
jumlah pekerja sebanyak 783.314 orang. Mayoritas perusahaan tersebut bergerak di
sektor jasa dan yang paling dominan jasa keuangan serta retail.
Sudrajat mengakui belum semua perusahaan menerapkan WFH. Tapi pihaknya
melakukan pengawasan dan monitoring, beberapa perusahaan yang tetap bekerja
menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 selama
masa tanggap darurat. "Perusahaan yang menerapkan protokol kesehatan ada 48
dengan pekerja 7.970 orang," kata Sudrajat.
Sudrajat mengatakan, pihaknya tidak dapat memberikan sanksi kepada perusahaan
yang tidak menerapkan kebijakan WFH, karena seruan tersebut mengandalkan
kesadaran masing-masing.
Namun, pihaknya melakukan monitoring kepada perusahaan yang tidak menerapkan
WFH sembari terus mengimbau perusahaan untuk menjalankan seruan Gubernur
DKI Jakarta yang telah dituangkan dalam Surat Edaran Disnakertrans Nomor
20/SE/2020 tentang Perpanjangan Imbauan Bekerja dari Rumah (Work From Home)
sampai dengan tanggal 19 April 2020.
"Tidak semua perusahaan bisa kita monitor, yang melapor saja yang kita monitor.
Perusahaan yang tidak melakukan WFH harus melakukan protokol kesehatan," kata
Sudrajat.
Pewarta: Laily Rahmawaty Editor: Sri Muryono COPYRIGHT (c)2020 .
Page 141 of 184.

