Page 148 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 148

"Alhamdulillah hari ini, saudara-saudara kita sejumlah 154 WNI dari Malaysia
               kembali pulang ke tanah air melalui Bandara Juanda dengan selamat. Pemulangan
               WNI ini sebelumnya telah dikoordinasikan dengan unsur-unsur terkait yakni
               Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Otoritas Bandara Wilayah III, Lanudal Juanda,
               Airnav, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dan Airlines terkait SOP
               pelaksanaan kedatangan para WNI tersebut," ujar General Manager Bandar Udara
               Internasional Juanda Kolonel Pnb. Heru Prasetyo.

               Heru menuturkan, alur kedatangan para WNI tersebut sama seperti kedatangan
               penumpang internasional. "Jalurnya sama, hanya saja setibanya di bandara, seluruh
               WNI tersebut melewati proses pemeriksaan kesehatan. Para WNI tersebut mengisi
               Health Alert Card (HAC) dan dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Kesehatan
               Pelabuhan Kelas I Surabaya mulai dari pemeriksaan suhu tubuh hingga rapid test
               guna memastikan kondisi kesehatan para WNI," tutur Heru.

               Heru mengimbau kepada masyarakat Jawa Timur untuk tetap tenang dan tidak
               panik, karena Bandar Udara Internasional Juanda akan terus berupaya-upaya
               pencegahan penyebaran Covid-19.

               "Demi kenyamanan para pengguna jasa kebandarudaraan, kami terus melakukan
               secara rutin upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19 seperti penyemprotan
               disinfektan pada fasilitas bandara, pemeriksaan suhu tubuh baik melalui pintu
               kedatangan maupun keberangkatan dan menyediakan cairan pembersih tangan
               serta penerapan _physical dan social distancing," pungkas Heru.
               Selanjutnya

               Selanjutnya, menurut Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya, dr Budi
               Hidayat, kepulangan WNI dari negara terjangkit telah diatur dalam dokumen
               kekarantinaan.

               Terkait prosedur pemeriksaan kesehatan penumpang, Budi menuturkan, selain
               melakukan assessment data deklarasi kesehatan penerbangan, pemeriksaan suhu
               tubuh dan pengisian HAC, juga dilakukan rapid test dan anamnesa atau
               pemeriksaan yang dilakukan lewat percakapan atau wawancara untuk mengamati
               tanda atau gejala Covid-19 pada WNI untuk mengetahui mana penumpang yang
               termasuk dalam ketegori ODR, OTG, ODP dan PDP.

               "Setelah selesai dilakukan pemeriksaan kesehatan, para WNI kemudian diserahkan
               kepada TIM Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penumpang
               yang telah diperiksa dan tidak ditemukan indikasi kami arahkan untuk melakukan
               karantina mandiri atau self isolated. Sedangkan penumpang yang memiliki gejala
               akan masuk dalam kategori ODP dan PDP serta akan dirujuk ke rumah sakit
               rujukan," ujarnya.








                                                      Page 147 of 184.
   143   144   145   146   147   148   149   150   151   152   153