Page 180 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 APRIL 2020
P. 180

Title          TERNYATA, ADA RIBUAN TKI DI SELANGOR DAN KL BELUM TERSENTUH BANTUAN
                              PEMERINTAH
               Media Name     rmol.id
               Pub. Date      07 April 2020
               Page/URL       https://politik.rmol.id/read/2020/04/07/429161/ternyata-ada-ribuan-tki -di-selangor-
                              dan-kl-belum-tersentuh-bantuan-pemerintah
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative











               Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) oleh pemerintah Indonesia
               ternyata belum dirasakan oleh ratusan ribu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ada
               di Malaysia.

               Di Balik Covid 19: Bukan Semalam Di Malaysia Direktur Pusat Penyelesaian
               Permasalah Warga Negara Indonesia (P3WNI) Zainul Arifin mengatakan, TKI yang
               ada di wilayah Selangor dan Kuala Lumpur (KL) dalam kondisi miris.

               Sebab, sejak pemerintah Malaysia menerapkan lockdown , para TKI sudah tidak bisa
               bekerja. Ini lantaran ratusan ribu TKI di Selangor dan Kuala Lumpur merupakan
               pekerja harian.

               "Imbasnya sebagian besar TKI tidak mendapatkan kebutuhan pokok di Malaysia,"
               ucap Zainul Arifin kepada Kantor Berita Politik Selasa (7/4).

               Tidak terpenuhinya kebutuhan bahan pokok ini, lanjut Zainul Arifin, setidaknya
               dirasakan oleh 205 keluarga TKI di wilayah Selangor sejak 3 April 2020 lalu.

               "Beberapa di antaranya buruh bangunan harian yang memerlukan bantuan hidup,
               uluran tangan dari pemerintah. Itu sebagian kecil nama-nama yang memohon
               bantuan ke KBRI, tetapi tidak dapat," terang Zainul Arifin.

               "Akhirnya kami minta sama NGO Malaysia dan alhamdulillah dapat," sambungnya.

               Selain itu, Zainul Arifin mengurai bahwa ada juga sejumlah TKI ilegal yang nekat
               pulang ke Indonesia di tengah kebijakan lockdown Malaysia. Padahal, jika di antara
               mereka kedapatan melanggar, akan berhadapan dengan hukuman UU Malaysia.

               "Kalau yang ilegal mereka harus patuh dengan akta 155. Jadi banyak yang nekat
               pulang ke Indonesia lewat jalur tikus atau jalur kapal booth dari Johor ke Batam.
               Dan ini risikonya nyawa. Kalau mereka nekat lewat imigrasi Malaysia barang tentu
               tidak akan dikasih keluar Malaysia, karena harus ditahan menurut akta 155,"
               ucapnya.






                                                      Page 179 of 184.
   175   176   177   178   179   180   181   182   183   184   185