Page 401 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 401
Title JERITAN BURUH YANG DI-PHK, BERTAHAN HIDUP DARI PINJAMAN, BERHARAP UANG
PESANGON CEPAT KELUAR
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 01 Mei 2020
Page/URL https://jabar.tribunnews.com/2020/05/01/jeritan-buruh-yang-di-phk-bert ahan-hidup-
dari-pinjaman-berharap-uang-pesangon-cepat-keluar
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Seorang buruh pabrik garmen asal Kelurahan Manggahang, Baleendah, Kabupaten
Bandung, terpaksa cari pinjaman ke sana-sini, untuk memenuhi kebutuhan
keluarganya. Kini, dia tak memiliki penghasilan akibat dampak pandemi Covid-19.
Siti Khodijah (37) sudah sebulan kehilangan pekerjaan karena terkena pemutusan
hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Covid-19.
Menurutnya di tempat ia bekerja banyak buruh mengalami hal yang sama, yakni di-
PHK.
"Sekarang tidak ada penghasilan, suami tidak kerja juga karena sopir truk, jadi tidak
ada kerjaan. Nganggur aja," ujar Siti saat dihubungi Tribun, Kamis (30/4/2020).
Suami Siti, Dai Supriyadi (38), awalnya bekerja sebagai sopir truk pengangkut
tenda. Dia pun berhenti kerja karena wabah yang tak kenjung selesai ini.
"Untuk makan sehari-hari, pinjem dulu," kata Siti.
Siti mengaku, tunjangan PHK dari tempatnya bekerja juga belum diterima. "Suami
nganggur, saya nganggur. Sehari-hari ya pinjam dulu we, nunggu tunjangan.
Harapannya tunjangan cepat keluar. Saya kerja mulai 2006," ujar dia.
Beban Siti dan Dai tentu sangat berat, dalam kondisi seperti ini. Apalagi mereka
memiliki empat anak.
"Anak yang pertama sekolah SMK, yang kedua SMP, yang ketiga SD, dan yang
keempat balita," tuturnya.
Akibat tidak memiliki pendapatan karena adanya wabah corona ini, Siti dan
keluarganya terpaksa pindah ke rumah orang tuanya.
Page 400 of 695.

