Page 587 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 MEI 2020
P. 587

Title          HARI BURUH 2020, PENOLAKAN OMNIBUS LAW JADI ISU UTAMA SERIKAT BURUH
               Media Name     indopos.co.id
               Pub. Date      01 Mei 2020
                              https://indopos.co.id/read/2020/05/01/233121/hari-buruh-2020-penolakan -omnibus-
               Page/URL
                              law-jadi-isu-utama-serikat-buruh/
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Penolakan terhadap Omnibus Law menjadi tuntutan utama serikat dan organisasi
               buruh seperti Konfederasi Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) dan berbagai
               serikat buruh lain dalam peringatan Hari Buruh yang tahun ini diperingati tanpa
               turun ke jalanan akibat pandemi wabah virus corona penyebab Covid-19. Ketua
               Umum Konfederasi Kongres Aliansi Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos
               mengatakan, penolakan terhadap Omnibus Law menjadi tuntutan utama GEBRAK
               yang terdiri dari KASBI, Serikat Sindikasi, LBH Jakarta, Konsorium Pembaruan
               Agraria (KPA), Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI), Konfederasi Serikat
               Nasional (KSN), Jarkom Serikat Pekerja Perbankan dan Purple Code.

               "Konfederasi KASBI menyampaikan tuntutan pertama batalkan Omnibus Law secara
               keseluruhan bukan penundaan Klaster Ketenagakerjaan," kata Nining dalam
               konferensi pers online yang diadakan Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) di
               Jakarta, Jumat (1/5/2020).

               Tidak hanya Klaster Ketenagakerjaan, mereka juga mengatakan penundaan
               pembahasan itu merupakan usaha pemerintah dan DPR untuk memecah belah
               gerakan rakyat dalam penolakan RUU Cipta Kerja.Mereka meminta agar pemerintah
               serius untuk melakukan penanganan COVID-19 dengan menghentikan pembahasan
               secara total Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Dalam kesempatan itu mereka juga
               mengajak semua elemen masyarakat untuk saling membantu menggagalkan
               Omnibus Law dan saling jaga di tengah pandemi COVID-19.

               Hampir serupa seperti GEBRAK, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) juga
               menolak pembahasan Omnibus Law RUU Cipta Kerja selama pandemi berlangsung.
               Lewat aksi virtual di media sosial, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan akan
               mengajukan tuntutan mereka dalam peringatan Hari Buruh.

               "Kampanye di sosial media mengangkat tiga isu May Day yang pertama tolak
               Omnibus Law dan yang kedua adalah stop PHK karena ini sudah pada kondisi
               darurat PHK, jutaan buruh terancam kehilangan pekerjaan," kata Said ketika
               dihubungi dari Jakarta, Jumat (1/5/2020). Tuntutan ketiga KSPI adalah meliburkan
               buruh dengan upah penuh dan tunjangan hari raya (THR) karena menurut dia
               sudah terdapat banyak buruh yang meninggal diduga karena COVID-19 di saat
               banyak perusahaan masih beroperasi di tengah pembatasan sosial berskala besar
               (PSBB).




                                                      Page 586 of 695.
   582   583   584   585   586   587   588   589   590   591   592