Page 219 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 219

2021, JUMLAH PENGANGGURAN 12,7 JUTA ORANG

              JUMLAH angka pengangguran di Indonesia diprediksi akan mencapai 10,7 juta hingga 12,7 juta
              orang pada 2021. Hal ini seiring dengan adanya potensi pertambahan jumlah pengangguran
              yang mencapai 4 juta sampai 5,5 juta orang pada tahun ini akibat pandemi Covid-19.

              "Pada 2020 penganggur diperkirakan akan bertambah 4 juta sampai 5,5 juta orang dan kalau
              itu terus berlanjut dikhawatirkan pada 2021 akan mencapai 10,7 juta sampai 12,7 juta orang,"
              kata  Menteri  Perencanaan  Pembangunan  Nasional  (PPN)/Kepala  Badan  Perencanaan
              Pembangunan Nasional (Bappenas),

              Suharso  Monoarfa  dalam  rapat  kerja  (Raker)  bersama  Komisi  XI  DPR,  di  Jakarta,  Senin
              (22/6/2020).

              Sementara itu, lanjut dia, tingkat Pengangguran Terbuka (TPI) untuk 2020 diperkirakan berada
              di kisaran 8,1 persen sampai 9,2 persen atau lebih tinggi dibandingkan target dalam APBN 4,8
              persen sampai 5 persen dan realisasi 2019 sebesar 5,28 persen.

              Suharso menuturkan untuk target TPT tahun depan akan berada di antara

              7,7 persen sampai 9,1 persen. "Kita berharap bisa dikembalikan setidaknya mendekati sebelum
              pandemi," ujarnya.

              Ia  menjelaskan  peningkatan  pengangguran  didorong  oleh  melemahnya  kinerja  industri
              manufaktur yang turun hingga 30 persen selama 10 minggu mewabahnya Covid-19 sehingga
              banyak pekerja di-PHK dan dirumahkan.

              Suharso melanjutkan, industri manufaktur secara total memiliki jumlah tenaga kerja mencapai
              18  juta  dengan  9,8  juta  di  dalamnya  merupakan  manufaktur  padat  karya  sehingga  sangat
              berkontribusi terhadap ekonomi.

              "Sebanyak  9,8  juta  itu  kalau  30  persen  di-PHK  dan  lebih  dari  setengah  dirumahkan
              mengakibatkan utilisasi

              rendah sekali," ujarnya.

              Ia  mengatakan  potensi  lonjakan  jumlah  pengangguran  juga  dikhawatirkan  akan  menambah
              jumlah penduduk miskin Indonesia yang jika tanpa intervensi dari pemerintah berpotensi naik
              sekitar 4 juta orang.

              "Pada September 2019 BPS menyebutkan 9,22 persen dan tanpa intervensi kira-kira tingkat
              kemiskinan 99 mencapai 10,63 persen. Naik sekitar 4 juta orang dari 24 juta ke 28 juta orang,"
              katanya.

              Oleh  sebab  itu,  Suharso  memastikan  fokus  dan  strategi  pemerintah  untuk  2021  adalah
              mempercepat pemulihan ekonomi nasional dan reformasi sosial yang di

              dalamnya termasuk menekan jumlah pengangguran dan kemiskinan.

              "Dengan intervensi kita bisa menekan di bawah 1 juta dan mudah-mudahan rasionya masih bisa
              satu digit. Pada 2021 kita berharap ditargetkan 9,2 persen.

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah  mengatakan  jumlah  pengangguran  di
              Indonesia, menurut data Badan Pusat Statisik(BPS) per Februari 2020 adalah 6,88 juta orang.

              Ida berharap situasi dunia usaha segera membaik agar roda kegiatan ekonomi dapat bergerak
              yang pada akhirnya menyerap kembali tenaga kerja, (dik/ant)

                                                           218
   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223   224