Page 69 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 JUNI 2020
P. 69
( Para karyawan ini selama ini bekerja melakukan pembersihan lahan di Kalimantan Timur.
Mereka berasal dari Riau dan Sumatera Utara. Namun sudah lama mereka tidak menerima gaji.
Diperkirakan ada 200 karyawan yang belum menerima haknya. Gaji mereka bervariasi dari Rp10
juta sampai Rp18 juta.
"Saya berharap Disnaker Riau serius untuk mendesak perusahaan membayarkan hak kita,"
imbuhnya.
Aduan itu diterima oleh Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi
Riau Saparman. Dia berjanji akan memanggil perusahaan PT Sayap Mas Abadi (SMA)/Sumatera
Musi Persada (SMP) kembali.
"Sudah pernah kita panggil perusahaan itu. Janjinya mau nyicil gaji mereka," terangnya.
( (vit).
68

