Page 579 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 AGUSTUS 2020
P. 579

Indonesia periode kuartal II-2020 minus 5,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun
              lalu.
              Terdapat  dua  hal  yang menjadi  fokus  dalam  upaya  percepatan  pemulihan  ekonomi,  dengan
              memberikan stimulus ekonomi yang manfaatnya nyata dirasakan masyarakat. Misalnya untuk
              masyarakat miskin berupa program bantuan sosial, dan dukungan kepada UMKM berupa subsidi
              bunga  dan  kredit.  Selanjutnya  juga  dilakukan  percepatan  penyerapan  tenaga  kerja  melalui
              proyek-proyek padat karya.

              Upaya  percepatan  pemulihan  ekonomi  ini  berjalan  beriringan  dengan  upaya  kesehatan  dan
              membangun rasa aman di tengah pandemi ini. Rasa aman dapat mendorong masyarakat tingkat
              menengah ke atas untuk mulai berani membelanjakan uang atau tabungannya pada sektor-
              sektor  produktif  maupun  investasi,  dengan  begitu  diharapkan  akan  menggerakkan
              perekonomian di Indonesia.

              Program pemulihan ekonomi yang dilaksanakan oleh pemerintah cukup banyak namun saling
              berkesinambungan, seperti bantuan sosial tunai, bantuan pangan non tunai, program keluarga
              harapan hingga penyaluran kredit di sektor UMKM, dibutuhkan waktu, data yang akurat serta
              koordinasi dengan banyak pihak untuk melakukan realisasi bantuan tersebut secara tepat.

              "Percepatan realisasi program pemulihan ekonomi ini berjalan beriringan dengan prioritas utama
              pemerintah untuk kesehatan dan mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pandemi ini
              agar  kesehatan  pulih,  dan  ekonomi  pun  bangkit,"  ujar  Ketua  Pelaksana  Komite  Penanganan
              Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir,  Jakarta  , Kamis (6/8).

              1 dari 1 halaman  Erick Thohir turut mengkonfirmasi pernyataan Menteri Keuangan  Sri Mulyani
              kemarin  bahwa  stimulus  selanjutnya  dari  pemerintah  adalah  bantuan  gaji  tambahan  kepada
              pekerja dengan pendapatan tertentu dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

              "Pemerintah telah memiliki program bantuan untuk rakyat miskin dan pekerja yang terdampak
              pemutusan  hubungan  kerja  melalui  Program  Kartu  Pra  Kerja.  Tujuan  pemerintah
              menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal
              ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi," jelas Erick
              Thohir.

              Program stimulus ini sedang difinalisasi agar bisa dijalankan oleh Kementerian Ketenagakerjaan
              di September 2020 ini. Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan
              BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan
              atau setara dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

              "Bantuan sebesar Rp600.000 per bulan selama 4 bulan akan langsung diberikan per dua bulan
              ke rekening masing-masing pekerja sehingga tidak akan terjadi penyalahgunaan," katanya.

              [azz]      Bappenas  Sebut  Rencana  Kerja  Pemerintah  di  2021  Fokus  Pulihkan  Ekonomi  RI
              Pemerintah Telah Siapkan Anggaran Vaksin dan Stimulus di RAPBN 2021  Alasan Pemerintah
              Jor-joran  Bantu  UMKM  di  Tengah  Pandemi  Covid-19    Satgas  Pemulihan  Ekonomi:  Arahan
              Presiden Jokowi Fokus Harus ke Kesehatan.













                                                           578
   574   575   576   577   578   579   580   581   582   583   584