Page 84 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JUNI 2019
P. 84
Sebagai negara anggota ILO sejak tahun 1950, Menaker Hanif menekankan bahwa
Indonesia akan berupaya menindaklanjuti rekomendasi yang relevan dalam
Deklarasi tersebut.
Hal ini mengingat semangat Deklarasi sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk
mewujudkan kerja layak bagi semua.
Dalam Deklarasi, semua negara diharapkan dapat mendorong terciptanya tenaga
kerja yang produktif serta pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
"Deklarasi ILO tersebut dapat menjadi rujukan bagi Indonesia untuk menyusun
strategi dan kebijakan terkait kerja masa depan. Setiap negara diminta untuk
memperkuat kapasitas sumber daya manusianya agar dapat menghadapi perubahan
dunia kerja. Di samping itu, negara-negara juga diminta untuk memperkuat institusi
ketenagakerjaan guna memastikan perlindungan yang memadai bagi semua
pekerja," ujar Hanif.
Duta Besar Hasan Kleib, Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi
Internasional Lainnya di Jenewa, menyatakan bahwa pembahasan Deklarasi 100
tahun ILO telah melewati serangkaian proses negosiasi dan perdebatan yang
panjang di ILO diantara delegasi pemerintah, pekerja dan pengusaha sejak akhir
tahun 2018.
Dalam hal ini, Indonesia dipercaya untuk menjadi salah satu negara anggota Komite
penyusunan Deklarasi mewakili kelompok kawasan Asia-Pasifik.
Pengesahan Deklarasi 100 tahun ILO merupakan puncak dari pertemuan ILC yang
berlangsung di Jenewa, Swiss, sejak tanggal 10 hingga 21 Juni 2019.
ILC merupakan pertemuan yang dihadiri oleh wakil pemerintah, pekerja, dan
pengusaha dari negara-negara anggota ILO.
Pertemuan secara rutin diselenggarakan oleh ILO setiap tahun dan memiliki mandat
untuk menyusun dan mengesahkan berbagai standar internasional ketenagakerjaan,
membahas berbagai kebijakan mengenai kerja layak, dan mengesahkan resolusi
terkait pedoman kebijakan ILO.
Sesi ke-108 ILC, dihadiri oleh lebih dari 5700 orang delegasi dan dinilai sebagai
Konferensi terbesar yang diselenggarakan di Jenewa, Swiss, pada tahun ini.
Pertemuan dihadiri oleh delegasi wakil pemerintah, pekerja dan pengusaha dari 187
negara anggota ILO. Selain membahas Deklarasi 100 tahun ILO mengenai Kerja
Masa Depan, pertemuan ILC juga berhasil mengesahkan instrumen ketenagakerjaan
internasional baru mengenai penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat
kerja.(*)
Page 83 of 104.

