Page 92 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 JUNI 2019
P. 92
"Mereka hanya menyampaikan program direksi KS bahwa PT Krakatau Steel dalam
keadaan sulit maka harus melakukan restrukturisasi salah satu langkah yang kita
tempuh adalah merumahkan karyawan dulu per tanggal 1 Juni dan 1 Juli sampai
dengan 31 Agustus," lanjutnya.
Sementara, pihak Krakatau Steel mengatakan kebijakan restrukturisasi adalah
langkah pasti untuk menyelamatkan perusahaan. Emiten berkode KRAS itu diketahui
terlilit utang sekitar Rp 40 triliun.
Untuk itu, langkah perusahaan perlu melakukan restrukturisasi demi menyelamatkan
perusahaan agar tak tenggelam. Kebijakan restrukturisasi juga disebut bukan hanya
memberhentikan karyawan tapi pembenahan internal seperti program keuangan.
"Masalah restrukturisasi itu pasti, kan judulnya restrukturisasi bukan
pemberhentian," kata Senior External Corporate Communication Krakatau Steel, Viki
Fadillah.
Kebijakan pabrik pengolahan baja itu dikatakan mengambil dampak seminimal
mungkin. Baik dampak sosial maupun finansial, salah satunya adalah dengan
merumahkan karyawan outsource.
Mengenai imbas restrukturisasi ke karyawan organik, Viki belum mau membeberkan
secara gamblang. Kebijakan itu masih terus berjalan. Ia tak mau banyak
berkomentar perihal karyawan organik yang dirumahkan.
"Kalau itu belum bisa saya jawab karena semuanya masih bergerak, jalan terus
keputusan-keputusan itu, cuma itu tadi kita memprtimbangkan seminimal mungkin,"
tuturnya.
(bal/ang)
Page 91 of 104.

