Page 3 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 OKTOBER 2019
P. 3
Ahmad Benbela mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan untuk merumuskan
besaran upah minimum yang ada di Kota Serang, berdasarkan kategori industri
yang ada. Sehingga nanti besarannya sesuai dan tidak ada ketimpangan di
masyarakat.
• Disnakertrans DKI Jakarta masih enggan menanggapi soal besaran UMP DKI
Jakarta yang sebelumnya telah diumumkan Kemnaker naik 8,51 persen pada
2020 mendatang. Disnakertrans DKI masih ingin menunggu hasil survei terbaru
Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Jakarta dan kajian bersama Dewan Pengupahan
Jakarta.
• Kadisnaker Provinsi Kepulauan Riau, Tagor Napitupulu menegaskan, pihaknya
akan mengikuti instruksi yang diberikan Kemenaker RI dalam penetapan UMP
2020. Dengan demikian, jika mengikuti kenaikan 8,51 persen, maka UMP Kepri
yang sebelumnya Rp 2.769.683 jadi Rp 3.005.383.
"Kami akan mengikuti sesuai dengan aturan yang ditentukan Kemenaker,"
ujarnya, Senin (21/10).
• Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyebut, UMP DKI Jakarta 2020
seharusnya berada di atas Rp 4,31 juta. Mereka menilai banyak kebutuhan buruh
yang tak terakomodir dengan usulan UMP pemerintah yang naik hanya 8,51
persen.
• Kadisnakertrans Jawa Timur, Himawan Estu Bagijo menyampaikan, kalau
perhitungan UMP sudah jelas dan dalam waktu dekat akan dilakukan sidang
bersama Dewan Pengupahan Provinsi (Depeprov) Jawa Timur. Ia juga
mengatakan, kalau UMK Jatim masih diatas UMP.
• Dewan Pengupahan Sumatera Selatan menetapkan UMP tahun 2020 senilai
Rp3.043.111 atau naik 8,51 persen jika dibandingkan UMP tahun 2019 pada rapat
yang dihadiri perwakilan pemerintah provinsi, asosiasi pengusaha dan serikat
pekerja di Palembang, Senin. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Provinsi Sumatera Selatan Koimudin, mengatakan besaran upah itu akan berlaku
1 Januari 2020.
Page 2 of 104.

