Page 32 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 OKTOBER 2019
P. 32
Dalam waktu dekat akan ditandatangani Letter of Intent (LoI) dan MoU
(Memorandum of Understanding) untuk mengatur mekanisme proses rekrutmen dan
penempatan.
Sebagai langkah awal, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan dikirim ke Jerman
adalah tenaga perawat. Jerman akan membiayai sepenuhnya proses penempatan,
termasuk untuk pelatihan bahasa Jerman selama 6 bulan di Indonesia, sebelum
dikirim ke Jerman.
Para calon PMI dalam program ini tidak dikenakan biaya (zero cost) dan ketika calon
PMI tersebut tiba di Jerman akan mendapatkan gaji sebesar 2.000 Euro (sekitar Rp
32 juta).
Setelah lulus recognation test, PMI akan mendapatkan gaji sebesar 2.400 Euro
(sekitar Rp 38 juta).
"Upaya penempatan pekerja terampil Indonesia ke Jerman ini merupakan peluang
besar untuk menembus pasar kerja negara-negara Eropa dan negara maju lainnya,"
ujar Tatang.
Sejalan dengan Undang-Undang yang baru nomor 18 tahun 2017 tentang
Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan akan segera lahirnya Badan baru
pengganti BNP2TKI, pemerintah Indonesia akan terus berupaya meningkatkan PMI
yang terampil dan profesional, menekan angka PMI low level dan berisiko tinggi,
serta mencegah PMI non prosedural.
"Dengan demikian akan terwujud pekerja migran dan keluarganya yang sejahtera
sebagai aset bangsa," pungkasnya.
Page 31 of 104.

