Page 192 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 192
Judul Penutupan Sekolah di Masa Pandemi Picu Lonjakan Pekerja Anak
Nama Media viva.co.id
Newstrend Jumlah Pekerja Anak
Halaman/URL https://www.viva.co.id/berita/dunia/1221676-penutupan-sekolah-di-
masa-pandemi-picu-lonjakan-pekerja-anak
Jurnalis Tim VIVA >>
Tanggal 2020-06-13 05:48:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korpo
Sentimen negative
Narasumber
neutral - Guy Ryder (Direktur Jenderal ILO) Ketika pandemi tersebut mendatangkan malapetaka
pada pendapatan keluarga, banyak pihak yang berusaha menggunakan pekerja anak
neutral - Henrietta Fore (Direktur Eksekutif UNICEF) Di masa krisis, pekerja anak menjadi solusi
penanggulangan bagi banyak keluarga
neutral - Henrietta Fore (Direktur Eksekutif UNICEF) Ketika kita membayangkan kembali dunia
setelah COVID-19, kita perlu memastikan bahwa anaka-anak dan keluarga mereka memiliki alat
yang mereka butuhkan untuk menghadapi badai serupa di masa depan
Ringkasan
Organisasi Buruh Internasional (ILO) dan Organisasi PBB yang membidangi urusan
kesejahteraan anak, UNICEF memprediksi, selama pandemi COVID-19 akan terjadi lonjakan
pekerja anak. Hal itu merujuk pada data Bank Dunia yang menyebut angka kemiskinan ekstrem
berpotensi meroket hingga 60 juta orang pada tahun ini.
PENUTUPAN SEKOLAH DI MASA PANDEMI PICU LONJAKAN PEKERJA ANAK
Organisasi Buruh Internasional (ILO) dan Organisasi PBB yang membidangi urusan
kesejahteraan anak, UNICEF memprediksi, selama pandemi COVID-19 akan terjadi lonjakan
pekerja anak. Hal itu merujuk pada data Bank Dunia yang menyebut angka kemiskinan ekstrem
berpotensi meroket hingga 60 juta orang pada tahun ini.
"Ketika pandemi tersebut mendatangkan malapetaka pada pendapatan keluarga, banyak pihak
yang berusaha menggunakan pekerja anak," kata Direktur Jenderal ILO, Guy Ryder, seperti
dikutip Japan Times.
ILO dan UNICEF juga menjelaskan dalam laporannya bahwa hubungan antara membengkaknya
kemiskinan dan meningkatnya pekerja anak sangat terlihat jelas. Temuan itu berdasarkan studi
191

