Page 69 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 JUNI 2020
P. 69
Para PMI ini, katanya, mengikuti serangkaian tes sesuai standar kesehatan oleh WHO dan
dinyatakan negatif dari covid19. Selanjutnya diterbangkan ke Kupang, NTT melalui Bandara El
Tari tanggal 13 Juni kemudian diambil datanya oleh petugas BP2MI Kupang.
"Dari data menunjukan bahwa para PMI ini ketika berangkat ke Malaysia secara ilegal. Mereka
kemudian ditangkap oleh aparat ke sana lalu menjalani proses hukum lalu dipulangkan ke
Indonesia ditengah pandemi covid19," jelasnya.
Untuk daratan Timor, katanya, dari data untuk difasilitasi pemulangan ke tanah kelahirannya,,
TTS 4 orang dijemput pemkab setempat. Sedangkan pihaknya membawa enam orang dimana
1 orang di Belu dan 5 orang PMI di Malaka.
"Kita sudah serahkan langsung para PMI ke Dinas Nakertrans Malaka. Selanjutnya dinas akan
mengatur pemulangan ke sanak keluarganya. Untuk Malaka yang kami sudah pulangkan
sebanyak 6 orang," ujar Januarius.
Kepala Diskopnakertrans Kabupaten Malaka Vincensius Babu melalui, Kepala Bidang (Kabid)
Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja, Maria Serafina Luruk Seran saat menerima para PMI
menyatakan terima kasih kepada BP2MI Kupang.
Selama ini, katanya, kerjasama dalam hal penertiban para TKI, pihaknya selalu berkoordinasi
dengan BP2MI. Saat ini, ada 5 PMI yang sudah diserahkan ke Pemkab Malaka melalui Dinas
Nakertrans dan selanjutnya akan diserahkan ke camat dan kepala desa tempat asal para PMI.
"Kita serahkan ke pemerintah desa atau camat. Setelah itu diserahkan lagi ke keluarga.
Prosesnya tetap mengikuti protap kesehatan. Setelah tiba di kampung, mereka akan menjalani
isolasi selama 14 hari walaupun hasil rapid test negatif," ujar Maria.
Ditambahkannya, selama 14 hari sesuai protap kesehatan apabila masih menunjukan tanda-
tanda terpapar maka diisolasi kembali dengan tetap diawasi tim puskesmas.(*).
68

