Page 125 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 AGUSTUS 2019
P. 125
Sedangkan program JPS, kata Hanif yakni berupa jaminan sosial yang diberikan
agar warga memiliki kesempatan menjalani pelatihan baik skilling, upskilling
maupun resklling dan diakhiri dengan sertifikasi profesi. "Bagi korban PHK harus
dibantu dalam kurun waktu tertentu, agar mereka punya kesempatan beradaptasi
dan memperbaiki skillnya untuk mencari pekerjaan yang baru," katanya
Menaker Hanif meyakini melalui dua program jaminan sosial itu, maka orang bisa
mengalami longlife learning dan longlife employbility. "Mereka (korban PHK-red)
bisa terus belajar, mereka bisa memperbaiki dan meng-upgrade skillnya dan bisa
bekerja secara terus menerus," katanya.
Menaker menambahkan wacana penambahan dua program jamsos itu juga belum
dibicarakan dengan Presiden. Menaker ingin hal Ini agar bisa menjadi diskusi publik
baik di kalangan serikat pekerja dan dunia usaha. "Jika nanti hasil diskusi publik
ternyata tidak setuju, ya tidak apa-apa, " katanya.
Bagi Menaker Hanif program JKP itu penting untuk memberikan perlindungan
terhadap para pekerja yang kehilangan pekerjaan sekaligus melindungi mereka agar
tetap meningkatkan skillnya atau berubah skill mau alih bekerja sehingga orang
terus bekerja.
Dengan adanya kedua program itu, nantinya, di satu sisi ekosistem ketenagakerjaan
harus diperbaiki dan bisa lebih responsif terhadap pasar kerja yang makin fleksiel. Di
sisi lain, juga perlindungannya perkuat dengan dua program jamsos di BPJS
Ketenagakerjaan
"Sekali lagi kalian jangan salah tulis. Ini masih wacana, masih diskusi. Justru untuk
memastikan pasar kerja yang makin dinamis dan fleksibel, bisa kita antisipasi lebih
baik dari sisi perlindungan kepada tenaga kerja, " ujarnya seraya menyebut wacana
tersebut belum dibicarakan dengan Presiden.
Menekar mengungkapkan ada lima program jaminan sosial yang dimiliki pemerintah
selama ini. Pertama, jaminan kesehatan dikelola BPJS Kesehatan. Empat program
lain yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK),
Jaminan Kematian (JK), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun.
Menaker mengungkapkan wacana penambahan dua program jamsos sekaligus
memperkuat jaminan sosial merupakan salah satu Pekerjaan Rumah (PR) bangsa
Indonedia dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan di masa depan.
Page 124 of 142.

