Page 21 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 8 JUNI 2020
P. 21
Judul Gugus Tugas Pusat minta masyarakat siap produktif
Nama Media jogja.antaranews.com
Newstrend Persiapan Menghadapi Situasi New Normal
Halaman/URL https://jogja.antaranews.com/nasional/berita/1539840/gugus-tugas-
pusat-minta-masyarakat-siap-produktif
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-06-08 00:45:00
Ukuran 0
Warna Halaman Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PPK & K3
Layanan Korpo
Sentimen positive
Ringkasan
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pusat Doni Monardo menyampaikan
pesan Presiden Joko Widodo agar masyarakat mempersiapkan diri untuk produktif di tengah
pandemik COVID-19.
Hal itu disampaikan kepada awak media saat mengunjungi Posko Gugus Tugas Penanganan
COVID-19 Sulsel bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto di Balai Manunggal Makassar,
Minggu (7/6).
GUGUS TUGAS PUSAT MINTA MASYARAKAT SIAP PRODUKTIF
Makassar - Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pusat Doni Monardo
menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo agar masyarakat mempersiapkan diri untuk
produktif di tengah pandemik COVID-19. Hal itu disampaikan kepada awak media saat
mengunjungi Posko Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sulsel bersama Menteri Koordinator
Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Menteri Kesehatan
Terawan Agus Putranto di Balai Manunggal Makassar, Minggu (7/6).
"Presiden telah menegaskan bahwa kita harus mempersiapkan diri melaksanakan kegiatan
masyarakat produktif tetapi tetap aman COVID-19. Artinya, kita tidak boleh terpapar COVID,
tetapi juga tidak boleh terkena PHK," katanya.
Ia menyebutkan bahwa data Kementerian Tenaga Kerja (Menaker) hingga saat ini tercatat 3,7
juta warga negara yang kena PHK. Data ini baru pada sektor formal, belum lagi dari sektor
informal. Oleh karena itu, Doni menyampaikan kembali instruksi Presiden terkait dengan
pembukaan sejumlah wilayah atau daerah zona hijau terhadap kasus COVID-19.
20

