Page 119 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 FEBRUARI 2020
P. 119
Title CEGAH VIRUS CORONA, SUMSEL PANTAU 529 TKA CHINA
Media Name kumparan.com
Pub. Date 04 Februari 2020
https://kumparan.com/urbanid/cegah-virus-corona-sumsel-pantau-529-tka- china-
Page/URL
1sm7BG9CEVs
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wabah virus Corona yang terjadi di China menjadi perhatian serius Pemerintah
Provinsi Sumatera Selatan. Untuk itu, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
(Disnakertrans) setempat akan melakukan pemantauan terhadap 529 TKA China
yang tercatat berkerja di 'Bumi Sriwijaya'.
Kepala Disnakertrans Sumsel, Koimudin, mengatakan 529 tenaga kerja asing (TKA)
asal China tersebut bekerja di 12 perusahaan yang berada di sembilan
kabupaten/kota di Sumsel. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan
perusahaan bersangkutan agar aktif melaporkan setiap kondisi pekerja asing
mereka, khususnya yang baru melakukan perjalanan dari China.
"Kita harus antisipasi potensi virus Corona ini, apalagi banyak pekerja asal China
yang berada di Sumsel," katanya, Selasa (4/2).
Koimudin bilang, perusahaan yang mempekerjakan TKA juga diminta melakukan
pengecekan ulang terhadap setiap pekerjanya. Kemudian segera melapor jika
terdapat pekerja yang sakit. Nantinya, laporan itu akan ditindaklanjuti oleh Dinas
Kesehatan.
"Untuk masalah observasi kesehatan, nantinya ada tim dari Dinkes yang melakukan
pemeriksaan. Kami sifatnya hanya melakukan pendataan dan pemantauan,"
katanya.
Menurutnya, 12 perusahaan yang mempekerjakan TKA China tersebut bergerak di
berbagai sektor bisnis yakni pertambangan, perkebungan, perhotelan, dan energi.
Di antaranya; PT Sky Way Indonesia, PT GH EMM Indonesia, PT SDEPCI Indonesia,
PT Engineering Procurement Construction, PT Unison Karyatama, PT Guangdong
Topkey Power Technical Davelopment, dan PT Shenhua Guohua Lion Power
Indonesia.
"Paling banyak ada di Kabupaten Muara Enim dengan jumlah TKA China mencapai
338 orang. Rata-rata mereka memiliki keahlian khusus di bidang konstruksi dan
kelistrikan," katanya.
Koimudin menambahkan, tak hanya karena adanya wabah virus Corona. Selama ini
para pekerja yang berada di Sumsel sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan sejak
pertama kedatangan di Bandara Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang.
Selain dari Dinakertras, pemantauan TKA ini juga dilakukan imigrasi, kepolisian,
kejaksaan, dan Dinkes.
"Kita punya yang namanya Tim Pora. Kita memantau bersama orang asing yang
keluar masuk Sumsel," katanya.
Page 117 of 127.

