Page 140 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 140

GEREBEK APARTEMEN DI BOGOR, BP2MI AMANKAN 19 CALON PMI ILEGAL

              -   Kepala  Badan  Pelindungan    Pekerja  Migran  Indonesia    (    BP2MI    )  Benny  Rhamdani
              menggerebek  tempat  penampungan  calon  Pekerja  Migran  Indonesia  (CPMI)  ilegal  alias  non
              prosedural di Apartemen  Bogor  Icon,  Gedung Alphine,  Cimanggu  Bogor,  Jawa  Barat,  Jumat
              (17/7) malam. Sebanyak 19 CPMI pun dievakuasi untuk diamankan.

              "Hari Jumat ,17 Juni 2020, BP2MI mendapatkan telepon dari masyarakat melalui layanan Crisis
              Center,  terkait  adanya  dugaan  rencana  pengiriman  PMI  non  prosedural  ke  Thailand,  yang
              dilakukan PT Duta Buana Bahari, yang beralamat di Semarang," jelas Benny, di Jakarta, Sabtu,
              (18/7).

              Benny tak buang waktu, begitu mendengar laporan dari masyarakat. Dia langsung memimpin
              rapat persiapan, dan melakukan penggerebekan ke Apartemen Bogor Icon Gedung Alphine Bukit
              Cimanggu, Bogor.

              Setelah dilakukan pengecekan di kamar nomor 18 lantai 12 apartemen, ada 2 CPMI yang berada
              di kamar tersebut. Lalu, setelah dilakukan pendalaman, ditemukan lagi 17 CPMI yang terdapat
              di 3 kamar terpisah.

              Salah  satu  kamar  dihuni  oleh  3  CPMI  perempuan,  sehingga  total  CPMI  yang  ditampung  di
              apartemen tersebut berjumlah 19 CPMI. Terdiri dari 3 perempuan dan 16 laki-laki.

              Benny  mengatakan,  belasan  PMI  non  prosedural  ini  rencananya  akan  diberangkatkan  ke
              Thailand, oleh dua perusahaan yang berbeda. Yakni PT Duta Buana Bahari dan PT Nadies Citra
              Mandiri. Kedua perusahaan ini tidak terdaftar secara resmi.

              Berdasarkan pengecekan yang dilakukan BP2MI, kedua perisahaan tersebut tidak memiliki Surat
              Izin Penempatan Pekerja Migran Indonesia (SIP3MI) dari Kementerian Ketenagakerjaan. Total,
              ada 318 perusahaan yang memiliki izin SIP3MI.
              "Ke-19 calon PMI ini dijanjikan untuk bekerja di sektor perhotelan dengan gaji Rp 10 hingga 20
              juta per bulannya. Mereka juga wajib membayar uang Rp 25 juta kepada perusahaan, dan
              dijanjikan akan diberangkatkan dalam waktu dua minggu," jelas Benny.

              Untuk mengusut kasus ini, BP2MI akan bekerja sama dengan Bareskrim Polri. Selain itu, para
              calon PMI ini juga menjalani pemeriksaan Covid 19, dan setelah melakukan rapid test pada
              Sabtu (18/7) pagi.

              "Para calon PMI bukan kita laporkan, tapi kita mintai keterangan. Setelah proses pemeriksaan
              rampung, belasan CPMI ini akan dikembalikan ke daerah asal mereka di Jawa Barat dan Jawa
              Tengah.  Para  calon  PMI  ini  adalah  korban  yang  harus  dilindungi  hak-haknya.  Saya  sudah
              katakan, mereka adalah warga negara VVIP. BP2MI akan melindungi mereka dari ujung rambut
              hingga ujung kaki," papar Benny.

              "Hukum  harus  ditegakkan  kepada  perusahaan-perusahaan  yang  mengirimkan  tenaga  kerja
              secara ilegal. Perlu dilakukan konsolidasi antar pihak dan pembenahan dari hulu dan tata kelola
              penempatan  pekerja  migran,  sebagai  salah  satu  bentuk  perlindungan  kepada  CPMI,"  tutup
              Benny.
              [HES].







                                                           139
   135   136   137   138   139   140   141   142   143   144   145