Page 45 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 45
KEMNAKER - PEMKAB BANDUNG BARAT GELAR PELATIHAN PERTANIAN
Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten
(Pemkab) Bandung Barat untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah pandemi. Kerja sama
mencakup soal pengembangan SDM sektor pertanian, serta perluasan kesempatan kerja.
Kerja sama ini tertuang dalam Nota Kesepakatan antara Kementerian Ketenagakerjaan dengan
Pemkab Bandung Barat tentang pelatihan dan program pengembangan padat karya pertanian.
Nota Kesepakatan ditandatangani oleh Plt Sekjen Kemnaker, Budi Hartawan dan Bupati
Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, dengan disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida
Fauziyah, di Kantor Bupati Bandung Barat pada Minggu (19/7).
Dalam sambutannya, Ida menyebut bahwa pandemi COvid-19 memiliki dampak terhadap sektor
kesehatan, sosial, dan ekonomi nasional.
Untuk itu, diperlukan sinergi berbagai pihak, baik internal pemerintah pusat maupun dengan
pemerintah daerah, untuk menjaga ketahanan nasional atas dampak pandemi tersebut.
"Kita tahu, dampak Covid-19 ini banyak teman-teman kita yang mengalami PHK atau
dirumahkan. Pasar kerja juga masih wait and see.
Untuk itu perlu diberi perluasan kesempatan kerja. Pelatihan dengan tidak hanya menjadikan
mereka diterima pasar kerja tetapi juga memiliki kesempatan berwirausaha," kata Ida.
Untuk itu, Kemnaker berinisiatif melaksanakan sinergi pelatihan dan program pengembangan
padat karya pertanian bersama Pemkab Bandung Barat. Tujuannya, untuk menyinergikan
perencanaan dan pelaksanaan pembangunan ketenagakerjaan dengan menekankan pentingnya
ketahanan pangan bagi masyarakat.
"Jadi ini memadukan dua Direktorat Jenderal di Kemnaker, yaitu Binalattas serta Binapenta dan
PKK kemudian sinerginya dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat," kata Ida.
Ia menjelaskan, di wilayah Bandung Barat sendiri ada dua unit pelatihan teknis milik Kemnaker
yang dapat dimanfaatkan untuk perkembangan kerja sama, yaitu BLK Lembang, serta BBPPK
dan PKK Lembang.
Menurut Ida, pelatihan itu disiapkan memang untuk membangun ketahanan pangan yang
ditujukan untuk sesama, terlebih yang terdampak Covid-19.
Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Aris Wahyudi menambahkan, program tersebut akan
melibatkan 120 orang petani dari wilayah Kabupaten Bandung Barat untuk mendapatkan
pelatihan.
Dari pihak Kemnaker akan menyiapkan instruktur, pelatihan pengolahan lahan, penyediaan
benih tanaman, pupuk, dan pendampingan untuk memastikan pasca panen dapat diserap oleh
pasar, yang pada waktunya kelak akan menguntungkan petani.
"Nantinya, kerja sama antara Kemnaker dengan Pemkab Bandung Barat ini akan dijadikan pilot
project untuk program serupa di daerah lainnya," kata Aris.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, menyampaikan apresiasi atas
program kerja sama ini.
Ia mengatakan, pihaknya telah menyiapkan lahan 10 hektar untuk mendukung kolaborasi,
termasuk kesepakatan dengan sejumlah pembeli.
44

