Page 54 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 JULI 2020
P. 54

KEMNAKER-PEMKAB BANDUNG BARAT JALIN KERJA SAMA PADAT KARYA
              PERTANIAN

              Jakarta  -  Kementerian Ketenagakerjaan menjalin kerja sama dengan Pemkab Bandung Barat
              untuk  memperkuat  ketahanan  pangan  di  tengah  pandemi.  Kerja  sama  ini  mencakup
              pengembangan SDM serta perluasan kesempatan kerja di sektor pertanian.

              Kerja sama ini tertuang dalam nota kesepakatan tentang pelatihan dan program pengembangan
              padat karya pertanian.

              Nota kesepakatan ditandatangani oleh Plt. Sekjen Kemnaker Budi Hartawan dan Bupati Bandung
              Barat Aa Umbara Sutisna, dengan disaksikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, di
              Kantor Bupati Bandung Barat.

              Dalam sambutannya, Ida menyampaikan pandemi COVID-19 telah berdampak terhadap sektor
              kesehatan, sosial, dan ekonomi nasional.
              Oleh karena itu, lanjutnya, diperlukan sinergi berbagai pihak baik internal pemerintah pusat
              maupun dengan pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan nasional atas dampak pandemi
              tersebut.

              "Kita  tahu,  dampak  COVID-19  ini  banyak  teman-teman  kita  yang  mengalami  PHK  atau
              dirumahkan. Pasar kerja juga masih wait and see. Untuk itu perlu diberi perluasan kesempatan
              kerja.  Pelatihan  dengan  tidak  hanya  menjadikan  mereka  diterima  pasar  kerja  tetapi  juga
              memiliki kesempatan berwirausaha," kata Ida dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2020).

              Untuk  mengatasi  dampak  pandemi  COVID-19,  jelasnya,  Kemnaker  berinisiatif  melaksanakan
              sinergi  pelatihan  dan  program  pengembangan  padat  karya  pertanian  bersama  Pemerintah
              Kabupaten Bandung Barat.

              Kerja sama ini bertujuan untuk mensinergikan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan
              ketenagakerjaan dengan menekankan pentingnya ketahanan pangan bagi masyarakat.


              "Jadi ini memadukan 2 Direktorat Jenderal di Kemnaker, yaitu Binalattas serta Binapenta dan
              PKK kemudian sinerginya dengan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat," jelasnya.

              Ia mengatakan di wilayah Bandung Barat terdapat dua unit pelatihan teknis milik Kemnaker.
              Kedua  unit  pelatihan  teknis  tersebut  yaitu  BLK  Lembang  dan  BBPPK  dan  PKK  Lembang.  Ia
              berharap hal tersebut dapat mendukung perkembangan kerja sama ini.

              "Jadi ini memang disiapkan untuk membangun ketahanan pangan, diperuntukan bagi siapa?
              Bagi teman-teman kita, saudara-saudara kita yang ter-PHK atau dirumahkan," ujarnya.

              Plt. Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Aris Wahyudi menambahkan program kerja sama ini
              akan melibatkan 120 orang petani dari Kabupaten Bandung Barat untuk mendapatkan pelatihan.

              Dari  pihak  Kemnaker  akan  menyiapkan  instruktur,  pelatihan  pengolahan  lahan,  penyediaan
              benih tanaman, pupuk, dan pendampingan untuk memastikan pasca panen dapat diserap oleh
              pasar, yang pada gilirannya akan menguntungkan petani.

              "Nantinya, kerja sama antara Kemnaker dengan Pemkab Bandung Barat ini akan dijadikan pilot
              project untuk program serupa di daerah lainnya," kata Aris.

              Sementara itu, Aa Umbara menyampaikan apresiasi atas program kerja sama ini. Pihaknya juga
              telah menyiapkan lahan 10 hektare untuk mendukung kerja sama ini.



                                                           53
   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59