Page 390 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2021
P. 390

Presiden KSPI Said Iqbal menuding ada permufakatan jahat antara Menteri Ketenagakerjaan Ida
              Fauziyah dengan pengusaha nakal untuk membuat upah nilainya menjadi semurah mungkin.
              "Ini permufakatan jahat dari menteri, Menteri Ketenagakerjaan dengan para pengusaha hitam.
              Permufakatan  jahatnya  ini  dengan  membuat  upah  jadi  murah,"  ungkap  Said  Iqbal  dalam
              konferensi pers virtual, Rabu (24/11/2021).

              Menurut  Said  Iqbal  kenaikan  upah  minimum  yang  sudah  dilakukan  di  berbagai  daerah  pun
              kelewat rendah. Bahkan menurutnya kenaikan upah itu lebih murah daripada biaya toilet umum.

              Dia mencontohkan apa yang terjadi di Jakarta, upah minimum naik sekitar Rp 37.749. Bila dibagi
              dalam hitungan hari selama sebulan kenaikan itu menurutnya cuma berkisar Rp 1.300 saja. Said
              Iqbal membandingkan untuk ke toilet umum saja paling murah biayanya Rp 2.000 sekali pakai.

              "Misalnya, di Jakarta naik Rp 37 ribu kan, cuma kalau per bulan dibagi 30 hari itu cuma Rp 1.300
              per hari. Mau ke toilet umum saja Rp 2.000 ribu rupiah, itu juga sekali pakai," papar Said Iqbal.

              "Buat toilet umum itu aja harus nombok Rp 700 rupiah. Lihat sendiri betapa rendahnya kan,"
              lanjutnya.

              Said  Iqbal  juga  memaparkan  kenaikan  upah  minimum  di  berbagai  daerah.  Di  Aceh  saja,
              menurutnya upah minimum cuma naik Rp 500 per hari alias Rp 14 ribuan per bulan.

              "Saya sekarang ini di Bengkulu pun juga naik Rp 20 ribuan saja, kalau dibagi 30 hari saja itu
              cuma sekitar Rp 650 per hari," ungkap Said Iqbal.***.













































                                                           389
   385   386   387   388   389   390   391   392   393   394   395