Page 275 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 NOVEMBER 2019
P. 275
Title MENAKER MINTA PENGUSAHA DAN BURUH TERIMA KENAIKAN UMP 8,51%
Media Name okezone.com
Pub. Date 01 November 2019
https://economy.okezone.com/read/2019/11/01/320/2124566/menaker-minta-
Page/URL
pengusaha-dan-buruh-terima-kenaikan-ump-8-51?page=1
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) meminta pengusaha dan buruh
menerima putusan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) pada 2020 sebesar
8,51%.
"Skema pengupahan ini sudah berjalan lima tahun, jadi kami berharap diterima
dengan baik, oleh pengusaha maupun buruh," kata Menaker Ida Fauziyah di
Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Adapun skema penghitungan upah setiap tahun yang telah diputuskan pemerintah,
yaitu inflasi nasional ditambah dengan Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun
sebelumnya. Pada 2020, berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor
B-M/308/HI.01.00/X/2019 menyebut data inflasi nasional dan PDB pada 2019 adalah
sebesar 8,51%. Adapun rincian inflasi nasional berkisar 3,39% sementara
pertumbuhan ekonomi nasional berada di angka 5,12%.
Pemerintah pun menaikkan UMP menjadi 8,51% itu bukan berasal dari hitungan
pemerintah. Namun, lanjut dia, beradasarkan data yang ada di Badan Pusat Statistik
(BPS).
"Jadi angka itu tidak masing-masing mengambil data sendiri, baik pengusaha atau
buruh, menurut kami ini sudah di tengah ya, tidak main menaik-naikkan begitu saja,"
tutur dia.
Sebelumnya, Kemenaker telah memerintahkan seluruh kepala daerah di Indonesia
untuk menaikkan Upah Minimum Provinsi sebesar 8,51% pada 2020. Kementerian
juga mewajibkan gubernur mengumumkan UMP 2020 serentak pada 1 November
2019, dan akan berlaku mulai 1 Januari 2020.
Rencana kenaikan UMP itu tertuang di dalam surat Kementerian Ketenagakerjaan
nomor B-M/308/HI.01.00/X/2019 pada 15 Oktober 2019 yang ditandatangani
Menteri Tenaga Kerja M. Hanif Dhakiri.
Page 274 of 328.

