Page 106 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 Mei 2019
P. 106

BPJSTK, melalui inisiatif PERISAI (Penggerak Jaminan Sosial Indonesia). Jumlah
               PERISAI per Maret 2019 sebanyak 4.591 orang, dengan akuisisi mencapai 693 ribu
               pekerja," jelas Agus.

               Sementara itu, iuran yang telah dibukukan oleh BPJSTK terhitung Maret 2019
               sebesar Rp16 Triliun atau meningkat 14% dari periode sebelumnya dan mencapai
               21% dari target Rp76 Triliun di Tahun 2019 ini. Iuran terkumpul dan kegiatan
               pengembangan dana yang dilaksanakan BPJSTK berdampak pada dana kelolaan
               BPJSTK telah mencapai Rp382 Triliun.

               "Jumlah mutasi pekerja yang keluar dan masuk sebagai peserta dan mencairkan
               JHT pada kami sangat tinggi, pencairan JHT sebelum usia pensiun tentunya
               memudarkan semangat filosofi jaminan sosial itu sendiri sebagai bantuan untuk
               memasuki masa ketika pekerja sudah tidak produktif lagi. Para pekerjalah menjadi
               pihak yang paling dirugikan dengan kondisi ini," jelas Agus.

               Pencairan dana JHT tersebut akan menurunkan bilangan yang digunakan BPJSTK
               untuk pengembangan manfaat dalam beberapa instrumen investasinya, jumlah
               dana yang kecil tentu akan mengecilkan pula pengembangan investasinya dan tentu
               akan berdampak pada keuntungan yang diperoleh BPJSTK untuk menyempurnakan
               manfaat bagi pesertanya.
               "Peningkatan manfaat ini merupakan komitmen nyata kami untuk tumbuh bersama
               pekerja dalam menjamin kesejahteraan pekerja Indonesia, pungkas Agus.

               "Kami juga menghimbau di event Mayday Ini, agar para pekerja tidak terburu-buru
               mencairkan JHT-nya saat dalam kondisi tidak bekerja karena manfaat yang didapat
               bagi seluruh pekerja akan lebih optimal jika pekerja mencairkan JHTnya ketika
               memasuki masa pensiun. Para pekerja Indonesia, BPJSTK sudah melindungi pekerja
               sejak 1977. BPJSTK sudah bertransformasi sebagai badan hukum publik yang
               bersifat nirlaba, dengan manfaat yang semuanya diberikan bagi pekerja. Mari kita
               semua tumbuh bersama dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja serta
               berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia yang berkesinambungan," tambah
               Agus.

               Dalam rangkaian kegiatan May Day kali ini, BPJSTK juga menyelenggarakan
               berbagai rangkaian kegiatan yang dilaksanakan di 11 Kantor Wilayah BPJS
               Ketenagakerjaan di Indonesia antara lain: Seminar nasional bersama SP/SB untuk
               dukungan Aggressive Growth BPJS Ketenagakerjaan, Fun Bike bersama SP/SB,
               pemeriksanaan kesehatan gratis, donor darah, pelatihan peningkatan kompetensi
               pekerja, sosialisasi manfaat BPJS Ketenagakerjaan dan beberapa kegiatan lainnya.

               "BPJSTK lahir dan tumbuh bersama pekerja. Perayaan Mayday yang kami lakukan
               bersama pekerja sebagai bagian dari semangat untuk mewujudkan masyarakat
               pekerja Indonesia yang produktif dan sejahtera," tutup Agus. (*)








                                                      Page 105 of 169.
   101   102   103   104   105   106   107   108   109   110   111