Page 10 - e-LAPORAN MONITORING MEDIA MASA DAN MEDIA SOSIAL PERIODE 19-25 APRIL 2021
P. 10
LAPORAN MINGGUAN
MEDIA MASSA & MEDIA SOSIAL
19 April - 25 April 2021
Konklusi Monitoring
*MEDIA MASSA*
Pada periode minggu ini, jumlah pemberitaan ketenagakerjaan mengalami
penurunan sebesar 30% dengan total 1.008 berita, dibandingkan dengan
periode minggu lalu sebanyak 1.439 berita. Topik THR memperoleh jumlah
berita sebanyak 362 artikel, yang menyumbang sebesar 36% dari total berita
minggu ini. Sementara topik Posko THR 2021 mendapat jumlah berita positif
terbanyak dengan 360 artikel. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah secara
resmi meluncurkan Pos Komando (Posko) Tunjangan Hari Raya (THR)
Keagamaan Tahun 2021 di Jakarta, Senin (19/4). Posko THR 2021 ini bertujuan
memberikan pelayanan informasi, konsultasi, maupun pengaduan atas
pelaksanaan pembayaran THR. Sementara itu, Posko THR 2021 Kementerian
Ketenagakerjaan mencatat, ada 194 laporan pembayaran THR selama kurun
waktu 20 hingga 23 April 2021. Posko THR ini akan berdiri hingga 20 Mei 2021.
Sementara itu, total berita negatif minggu ini sebanyak 45 berita, mengalami
penurunan 68% dibandingkan dengan jumlah berita negatif minggu lalu yang
berjumlah 139 berita. Berita negatif minggu ini didominasi oleh topik Omnibus
Law sebanyak 27 berita. Puluhan buruh gabungan dari Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia (KSPI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)
kembali melakukan aksi demo menolak UU Cipta Kerja, mereka meminta agar
Hakim MK membatalkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
*MEDIA SOSIAL*
Pada periode 19 - 25 April 2021, nilai sentimen negatif lebih tinggi dibandingkan
sentimen positif dengan persentase 45,5% (10.700 konten) untuk sentimen
positif dan 54,5% (12.793 konten) untuk sentimen negatif. Puncak sentimen
positif terjadi pada tanggal 23 April 2021 sebanyak 2.080 konten, yang menjadi
topword yaitu: “tunjangan, jaminan, suka, dsb.”. Puncak sentimen negatif terjadi
pada tanggal 23 April 2021 sebanyak 2.904 konten, yang menjadi topword yaitu:
“phk, demo, mogok, dsb.”.

