Page 95 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 04 JULI 2019
P. 95
Title WAPRES JK MINTA BPJS KETENAGAKERJAAN BANTU ATASI DEFISIT BPJS KESEHATAN
Media Name merdeka.com
Pub. Date 03 Juli 2019
https://www.merdeka.com/uang/wapres-jk-minta-bpjs-ketenagakerjaan-bant u-atasi-
Page/URL
defisit-bpjs-kesehatan.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Wakil Presiden, Jusuf Kalla, berharap adanya kerjasama antara Badan
Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Menurut Wapres JK, kerjasama tersebut untuk membantu jaminan kesehatan agar
tidak terus defisit.
"Dalam kenyataannya, dua BPJS ini, satu BPJS ketenagakerjaan yang mempunyai
daya yang sangat besar, (sementara) kesehatan yang (perlu) diisi (butuh dana)
terus menerus. Jadi perlu ada kerjasama yang baik," kata Wapres JK di Istana
Wapres, Jakarta Pusat, Rabu (3/7).
Wapres JK menjelaskan, defisit BPJS Kesehatan diperkirakan sekitar Rp10 triliun.
Agar menutupi hal tersebut, pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah
mengeluarkan dana talangan hingga Rp6,2 triliun.
"Dua-duanya memberikan kesejahteraan walaupun kita tahu, BPJS ketenagakerjaan
mempunyai tanggung jawab jangka panjang, sedangkan BPJS Kesehatan tentu pada
hari itu orang sakit yang selesai bayar, tapi kalau BPJS Ketenagakerjaan mempunyai
jangka panjang," jelas Wapres JK.
Ditemui terpisah, Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto menjelaskan usulan
tersebut akan dikaji kembali mulai dari sisi regulasi. Apakah memungkinkan
kerjasama tersebut terealisasi.
"Ya, nanti secara teknis BPJS Ketenagakerjaan akan bicara dengan BPJS kesehatan,
dan sementara kita sudah memiliki kerjasama, MoU, dengan BPJS Kesehatan dalam
hal pertukaran data, koordinasi. Tentu arahan Wapres tadi akan kita tindaklanjuti,
akan duduk bersama dengan rekan-rekan dari BPJS Kesehatan," ungkap Agus.
Page 94 of 130.

