Page 32 - e-modul (Fisika X)_Nuriz Dariyani
P. 32
Misalnya kita beri contoh
lain 1,26 (3a.p.)+102,3 (4a.p.)=103,56≈ 103.6 (4a.p.) kali ini
hasilnya mengikuti angka penting paling besar, oleh karena itu
angka penting tidak digunakan untuk operasi tambah dan
kurang. Perhatikan bahwa hasilnya mengikuti an
2. Perkalian dan Pembagian
Ketika kita mengalikan atau membagi angka, maka
hasil dari perhitungan tersebut harus memiliki jumlah
angka penting sebanyak angka penting yang paling
sedikit dari komponen perhitungan.
Misalnya 1,69 (3a.p.)×2,09 (3a.p.)=3,5321≈3,53 (3a.p.
). Pada perhitungan ini semua komponen memiliki 3
angka penting sehingga hasil perkalian juga memiliki
3 angka penting.
Misalnya kita beri contoh
lain 10,1 (3a.p.)×12,07 (4a.p.)=121,907≈122 (3a.p.) kali ini
hasilnya mengikuti angka penting paling kecil, yaitu 3 angka
penting.
[5]
3. Akar dan Pangkat
Pada bilangan yang dipangkatkan atau yang ditarik
akarnya, maka jumlah angka penting hasil perhitungannya
P e n g u k u r a n , B e s a r a n , d a n S a t u a | 31

