Page 24 - Flip Book Gelombang Bunyi_Deftri Sekar N
P. 24

Gambar 19. Clarinet
              Sumber: https://www.tokopedia.com/variasimusic/clarinet-

                                          jupiter-jcl-637n-nickel?
             utm_source=google&utm_medium=organic&utm_campaign

                                                     =pdp-seo.

                5. Pemasangan  souns  system  yang  memanfaatkan  sifat

                   interferensi bunyi
                     Sound  system  pada  gedung  yang  besar  tidak  dapat
                   menggunakan  loudspeaker  sentral  karena  membutuhkan

                   daya yang sangat besar. Selain itu area yang dekat dengan
                   posisi       loudspeaker          akan       menerima            suara        dengan

                   amplitudo  yang  sangat  besar.  Solusinya  adalah  dengan
                   memasang  sistem  loudspeaker  pararel.  Pemasangan  sound

                   system  di  gedung-gedung  pertunjukan  dan  aula  perlu
                   perhitungan  dengan  matang.  Pemasangan  sound  system

                   yang  kurang  tepat  akan  menimbulkan  interferensi  yang
                   kurang          baik.      Jika      terjadi        interferensi          destruktif

                   (interferensi  yang  saling  melemahkan)  akan  dijumpai

                   area yang tidak mampu menerima suara dengan baik.

                6. Penyeteman  nada  pada  gitar  berdasarkan  pelayangan
                   bunyi
                       Penyetem  gitar  biasa  dilakukan  dengan  alat  bernama

                   tuner  atau  dapat  juga  dengan  sonometer.  Prinsip  dari
                   penyeteman  alat  musik  petik  adalah  kesesuaian  nada.

                   Dawai  gitar  dipetik  bersamaan  dengan  memetik  dawai
                   sonometer.  Jika  masih  ada  layangan  bunyi,  frekuensi

                   dawai gitar belum tepat.

                7. Pembuatan gamelan memanfatkan prinsip resonansi bunyi
                       Gamelan  sebagai  besar  terdiri  dari  pelat  yang  dipukul

                   seperti  saron  dan  gender.  Di  bawah  pelat–pelat  gender
                   terdapat rongga yang terbuat dari bamboo yang



                                                          18 18
   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28   29