Page 5 - Syirah Nabi Muhammad
P. 5
Ribuan tahun lalu mekah adalah sebuah lembah ditengah
padang pasir. Tempat persingahan kafilah dagang yang
kemudian diubah menjadi sebuah kota dimasa kekuasaan
Nabi Ismail as.
Kota mekah juga menjadi saksi atas lahirnya khotamul
anbiya (Penutup para Nabi) Beliau adalah Muhammad bin
Abdullah.
Nenek moyang nabi Muhammad Hasyim bin abdul manaf.
Saat Hasyim berkuasa kota mekah terkenal pusat
perdangannya yang Makmur. Tidak ada yang dapat
menyaingi kemampuan berdagang masyarakat mekah saat
itu. Namun sayangnya kehebatan masyarakat mekah dalam
berdagang tidak sebanding dengan kebiasaan jahiliyah yang
sering mereka lakukan.
‘Hei.. Lihatlah Burung itu dari tadi terbang diatas kepalaku
lalu berbelok ke arah kiri.” ‘Nenekku pernah berkata..jika
burung itu berbelok ke arah kiri maka kau akan tertimpa
sial.’
Orang-orang arab pada masa jahiliyah sangat percaya
takhayul. Kebiasaan jahil lainya adalah tentang
penyembahan berhala. Awal mula penyembahan berhala
dikota mekah. Ketika seorang amer bin luhay membawa
berhala Bernama: Hubal,Dais dan Syam lalu diletakkan
disekitar kabah dan menyuruh orang-orang
menyembahnya.
‘Bagaimana jika kita berjudi, dan meminum khamr pada
saat itu.’ Tidak hanya itu mereka suka melakukan pencurian,
perampokan harta yang dibawa oleh para rombongan asing
yang lewat.’