Page 45 - e-modul gelombang revisi 1
P. 45
E. Pipa Organa
Pipa organa merupakan alat musik yang mengeluarkan
bunyi melalui kolom udara. Empat faktor utama yang
memengaruhi gelombang bunyi pada pipa organa adalah
frekuensi, panjang gelombang, panjang kolom udara, dan
kecepatan bunyi . Ada dua jenis pipa organa yaitu terbuka
dan tertutup. Pipa organa terbuka memiliki kedua ujung yang
terbuka. Pipa organa tertutup memiliki salah satu ujung yang
tertutup sehingga menghasilkan gelombang stationer dan
bunyi.
Pipa organa digunakan untuk mempelajari
resonansi gelombang bunyi dan menentukan
kecepatan rambat serta nada dasar. Pipa
organa berongga menghasilkan bunyi melalui
aliran udara dengan resonansi puncak terjadi
ketika frekuensi eksitasi mendekati frekuensi
alami pipa organa. Frekuensi nada ke-n pada
pipa organa dapat dihitung menggunakan
Persamaan berikut ini.
Perbandingan frekuensi nada pada pipa organa terbuka
dengan frekuensi nada dasarnya mengikuti bilangan bulat,
sebagaimana dinyatakan dalam Persamaan:
Sebaliknya, pipa organa tertutup memiliki frekuensi nada ke-n
yang dapat dihitung menggunakan Persamaan:
Perbandingan frekuensi nada-nada yang dihasilkan oleh pipa
organa tertutup dengan frekuensi nada dasarnya mengikuti
bilangan bulat. Hal ini dijelaskan dalam Persamaan:
45