Page 21 - MODUL MEGA TASMA W 2238008038
P. 21
(Ekawati,2017) Berikut adalah beberapa contoh gangguan yang dapat terjadi pada
sistem ekskresi:
1. Gagal Ginjal: Kondisi di mana ginjal tidak dapat menyaring limbah dan cairan
dari darah secara efektif. Bisa akut atau kronis.
2. Infeksi Saluran Kemih (ISK): Infeksi yang terjadi pada bagian manapun dari
sistem kemih, termasuk ginjal, ureter, kandung kemih, atau uretra.
3. Batu Ginjal: Endapan keras yang terbentuk di dalam ginjal dan bisa
menyebabkan nyeri hebat serta masalah lainnya.
4. Glomerulonefritis: Peradangan pada glomeruli, yaitu unit penyaring kecil di
dalam ginjal.
5. Sistitis: Peradangan kandung kemih, sering kali disebabkan oleh infeksi bakteri.
6. Prostatitis: Peradangan atau pembengkakan pada kelenjar prostat yang bisa
mempengaruhi aliran urine.
7. Inkontinensia Urine: Ketidakmampuan untuk mengontrol keluarnya urine, sering
terjadi pada orang lanjut usia atau setelah melahirkan.
8. Polikistik Ginjal:Penyakit genetik yang menyebabkan terbentuknya banyak kista
di dalam ginjal.
Penanganan gangguan sistem ekskresi tergantung pada jenis dan tingkat
keparahannya, dan bisa melibatkan pengobatan medis, perubahan gaya hidup, atau
prosedur bedah.
Rangkuman
Sistem ekskresi adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme dari dalam tubuh.
Sistem ini terdiri dari beberapa organ yang bekerja bersama untuk mengelola dan
mengeluarkan limbah dari tubuh. Ginjal adalah organ utama dalam sistem ekskresi
yang berfungsi untuk menyaring darah dan membuang limbah melalui urin. Sistem
15