Page 39 - E-Book Ekosistem Sendang Made
P. 39
Biosfer di Indonesia.
Di Indonesia, keseimbangan biosfer dijaga dengan membentuk cagar biosfer. Konsep ini
pertama kali dicetuskan oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and
Cultural Organization) pada 1971. Cagar biosfer adalah sebuah kawasan yang dibentuk
untuk melakukan konservasi keanekaragaman hayati sembari membangun sosial dan
ekonomi yang berkelanjutan. Cagar dibentuk untuk menyelaraskan pelestarian
lingkungan dan pembangunan ekonomi sosial masyarakat. Indonesia telah memiliki 19
cagar biosfer. Cagar di Indonesia masuk dalam WNBR (World Network of Biosphere
Reserves). Di tahun 2020, UNESCO telah menetapkan 3 cagar biosfer baru di Indonesia.
Cagar ters ebut adalah Bunaken Tangkoko Minahasa, Karimunjawa Jepara Muria, dan
Merapi Merbabu Menoreh. Hingga saat ini, luas cagar biosfer di Indonesia hampir
mencapai 30 juta hektar. Indonesia yang punya kekayaan alam yang beragam,
membentuk beragam biosfer pula. Biosfer disini melindungi ekosistem pesisir, perairan,
dan hutan. Biosfer dipercaya sebagai salah satu solusi untuk menjaga keharmonisan
konservasi lingkungan dan pembangunan sosial ekonomi. Oleh karena itu, skema
keberlanjutannya jadi prioritas utama. Untuk menjaga keharmonisan, cagar alam dibagi
jadi 3 zona dalam pengelolaannya. Pertama adalah zona inti yang fokus pada ranah
konservasi. Kedua adalah zona penyangga yang berfungsi sebagai pelindung zona inti.
Ketiga adalah zona transisi untuk pembangunan berkelanjutan.
Sumber: https://greeneration.org/publication/green-info/cagar-biosfer-indonesia-solutif-
atau-tidak/
29