Page 33 - 161224046_Pius Kurniawan MODUL BELAJAR
P. 33

A. KALIMAT MAJEMUK SETARA

                       Kalimat majemuk setara/koodinatif adalah kalimat majemuk yang kedudukan klausa-
               klausa pembentuknya bersifat sementara atau setara, dan semua klausa pembentuknya sebagai

               pokok. Kalimat majemuk ini, masing-masing dapat berdiri sendiri yang satu tidak bergantung
               kepada yang lain, baik struktur maupun maknanya, struktur kalimat yang di dalamnya terdapat,

               sekurang-kurangnya,  dua  kalimat  dasar  dan  masing-masing  dapat  berdiri  sebagai  kalimat

               tunggal. Perhatikan contoh kalimat majemuk setara berikut :
                    •  Rio menjuarai lomba cerdas cermat dan Rangga menjuarai perlombaan menyanyi.

               Pada contoh kalimat di atas merupakan contoh kalimat majemuk setara. Kalimat ini dikatakan
               kalimat majemuk setara dapat dilihat dari unsurnya, kalimat dan konjugsi yang digunakan.

               Kalimat  ini  bersifat  koordinatif  atau  sejajar  tanpa  adanya  hierarkis  dalam  unsur-unsurnya

               karena kedua kalimat ini dapat berdiri sendiri.
                       Berdasarkan konjungsi yang digunakan, kalimat majemuk setara dapat dikelompokkan

               ke dalam empat macam. Keempat macam kalimat majemuk itu ialah (1) kalimat majemuk yang
               menyatakan penjumlahan, (2) kalimat majemuk yang menyatakan urutan peristiwa, (3) kalimat

               majemuk yang menyatakan pemilihan, dan (4) kalimat majemuk yang menyatakan perlawanan.

               1.  Setara Penjumlahan
                    Kalimat majemuk ini ditandai oleh konjungsi, misalnya, dan, serta, dan lagipula. Kalimat

               majemuk yang menggunakan konjungsi seperti itu memperlihatkan hubungan penjumlahan
               dari beberapa kalimat dasar seperti contoh berikut.

                   a.  Konstruksi pemberitaan konflik Palestina dan Israel dalam harian umum republika serta

                       kompas-sebuah kajian analisis framing.
                   b.  Korelasi hubungan antara audio visual dan motivasi belajar terhadap kemampuan gaya

                       bahasa.
                   c.  Penggunaan konjungsi di dalam cerpen mingguan cempaka dan alternatifnya di kelas

                       VIII SMP NEGERI 11 Semarang tahun ajaran 2011/2012. Mendeskripsikan kebutuhan
                       pendidik dan peserta didik terhadap modul menulis teks cerita fantasi bermuatan nilai

                       konservasi bagi peserta didik smp kelas VII.

                   d.  Air selokan itu terhambat oleh sampah-sampah dan menyebabkan banjir ringan serta
                       air selokan itu menghambat aktivitas pemudik tahun ini.

                   e.  Rio menjuarai perlombaan cerdas cermat dan teman-teman sekolahnya ikut bersorak
                       gembira.

                   f.  Rangga mencetak gol dan teman-teman timnya bersorak gembira serta pelatih merasa

                       bangga.

                                                           27
   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37   38