Page 2 - Materi Kontribusi Islam terhadap Ilmu Pengetahuan
P. 2

KONTRIBUSI ISLAM TERHADAP ILMU



               PENGETAHUAN



               FILSAFAT


               Minat  terhadap  filsafat  dan  ilmu  pengetahuan  mulai  dikembangkan  pada  abad  ke-9  M,

               selama pemerintahan penguasa Bani Umayyah yang ke-5, Muhammad Ibnu Abd Al-Rahman
               (832-886 M). Baghdad sebagai pusat utama ilmu pengetahuan di dunia Islam menyuplai
               karya-karya ilmiah dan filosofis dalam jumlah besar ke Spanyol, sehingga, Cordova dengan
               perpustakaan dan universitas-universitasnya mampu menyaingi Baghdad.


               Tokoh utama pertama dalam sejarah filsafat Arab-Spanyol adalah Abu Bakar Muhammad
               ibnu Al-Sayigh yang lebih dikenal dengan Ibnu Bajjah yang dilahirkan di Saragosa. Seperti
               Al-Farabi (872-950 M) dan Ibnu Sina di Timur, masalah yang dikemukakannya bersifat etis
               dan eskatologis. Karya monumentalnya adalah Tadbir al-Mutawahhid.


               Tokoh utama kedua adalah Abu Bakar ibnu Thufail, penduduk asli Wadi Asy, Granada. Ia
               banyak menulis masalah kedokteran, astronomi, dan filsafat. Karya filsafatnya yang sangat
               terkenal adalah Hay ibnu Yaqzhan.


               Tokoh lainnya adalah Ibnu Rusyd (1126-1198 M) dari Cordova. Dia juga ahli fikih dengan
               karyanya Bidayah al-Mujtahid, AI Kindi (805-873 M), dan Al Ghazali (450-505 H).


               KEDOKTERAN


               Bidang kedokteran mengalami kemajuan yang luar biasa. Banyak pakar kedokteran terlahir
               di berbagai wilayah Islam.


               Ibnu  Sina  (Avicenna)  adalah  tokoh  paling  terkemuka  di  bidang  kedokteran,  di  samping
               sebagai filsuf. Beliau mewariskan sekitar 267 judul buku, al-Qânûn fi at-Tibb merupakan
               buku yang terkenal di bidang kedokteran.


               Ibnu Rusyd (Averous), seorang filsuf, dokter sekaligus pakar fikih dari Andalusia. Al-Kulliyat,
               adalah salah satu bukunya yang terpenting dalam bidang kedokteran, berisi kajian ilmiah
               pertama mengenai fungsi jaringan-jaringan dalam kelopak mata.
   1   2   3   4   5   6   7